Antropometri merupakan cabang ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi fisik manusia, seperti tinggi badan, berat badan, lingkar tubuh, ketebalan lipatan kulit, hingga proporsi tubuh lainnya. Di masa preklinik nanti, Kamu akan mendalami materi ini, biasanya pada blok pertumbuhan dan perkembangan di semester 3 atau 5.
Sebagai calon tenaga medis, Kamu harus tahu bahwa tujuan utama pemeriksaan antropometri adalah untuk menilai status gizi, mendiagnosis obesitas, memantau pertumbuhan anak, hingga mengevaluasi efektivitas perawatan medis.
Pada pasien anak, antropometri kit menjadi instrumen krusial dalam deteksi dini stunting. Agar hasilnya valid, alat yang digunakan harus berstandar Kemenkes dan mengacu pada Permenkes No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Itu dia 4 alat dasar dalam antropometri kit yang wajib Kamu kuasai teknik penggunaannya. Pastikan Kamu mempelajari teori dasarnya dengan baik agar saat berhadapan dengan pasien nanti, data yang Kamu ambil benar-benar akurat. Bagikan artikel ini agar teman-teman Kamu juga tahu alat apa saja yang harus dipersiapkan!
Lagi cari Antropometri Kit dengan standar medis yang terpercaya? Kamu bisa cek koleksi lengkapnya di website medtools.store atau klik link di bawah ini. Harganya jauh lebih bersahabat buat kantong mahasiswa dibandingkan tempat lain!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Kemenkes RI.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2018). Sobotta Atlas of Human Anatomy (16th ed.). Elsevier.
Rodwell, V. W., Bender, D. A., Botham, K. M., Kennelly, P. J., & Weil, P. A. (2018). Harper's Illustrated Biochemistry (31st ed.). McGraw-Hill Education.
World Health Organization. (2021). WHO Child Growth Standards: Training Course