Halo, sejawat calon dokter! Memasuki masa kepaniteraan klinik, salah satu tantangan terbesar adalah menguasai prosedur pemasangan akses intravena atau infus. Dalam prosedur ini, kamu akan sangat akrab dengan alat bernama cannula needle atau yang sering juga disebut jarum kateter intravena (abocath).
Memilih ukuran dan jenis cannula yang tepat adalah kunci agar prosedur berjalan lancar dan pasien tidak merasa terlalu kesakitan akibat manipulasi yang berulang. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa kedokteran untuk memahami berbagai jenis jarum ini sebelum turun mempraktikkannya.
Mari kita bahas secara tuntas mengenai fungsi dan klasifikasi ukurannya!
Cannula needle atau IV cannula merupakan sebuah instrumen medis berupa tabung plastik silikon fleksibel yang dilengkapi dengan jarum penusuk (stylet) berbahan besi di bagian dalamnya. Jarum besi ini berfungsi sebagai panduan penusukan untuk menembus kulit dan dinding pembuluh darah vena pasien dengan presisi.
Setelah ujung jarum berhasil masuk dan terlihat adanya aliran darah (flashback) pada tabung indikator, tabung plastik akan didorong perlahan ke dalam vena.
Selanjutnya, jarum besi akan ditarik keluar sepenuhnya sehingga hanya tabung plastik lentur yang tertinggal di dalam pembuluh darah. Desain inovatif ini memungkinkan pasien untuk tetap bisa menggerakkan lengannya dengan nyaman tanpa takut pembuluh darahnya terluka oleh benda tajam dari dalam.
Fungsi utamanya adalah untuk memfasilitasi pemberian terapi cairan berkelanjutan, transfusi darah, maupun pemberian obat-obatan melalui rute intravena secara optimal.
Dalam dunia medis, klasifikasi ukuran cannula needle selalu dinyatakan menggunakan satuan ukur Gauge (G). Prinsip dasar yang wajib kamu ingat seumur hidup adalah: semakin kecil angka Gauge, maka akan semakin besar diameter jarumnya.
Untuk mempermudah staf medis melakukan identifikasi dengan cepat dalam kondisi gawat darurat, setiap ukuran Gauge telah dilengkapi dengan standar kode warna yang berlaku secara universal. Berikut adalah daftar ukuran jarum kateter beserta kode warna yang paling sering digunakan di lingkungan rumah sakit:
Pemilihan ukuran cannula needle tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena harus disesuaikan dengan profil vena pasien dan tujuan terapeutiknya. Jarum berdiameter besar seperti 14G, 16G, dan 18G sangat krusial digunakan pada pasien trauma, resusitasi cairan cepat di IGD, atau untuk proses transfusi darah masif.
Jika pasien dewasa memiliki vena yang teraba besar dan sehat untuk terapi cairan rutin di bangsal rawat inap, ukuran 20G adalah gold standard yang harus kamu pilih.
Sementara itu, apabila kamu menghadapi pasien lansia, penderita penyakit kronis, atau individu dengan kondisi vena yang rapuh (fragile), sebaiknya gunakan ukuran 22G untuk meminimalisir risiko perdarahan.
Untuk populasi anak-anak balita, ukuran 24G selalu menjadi pilihan utama karena ukurannya yang lebih ramah dengan kontur vena kecil. Sedangkan pada kasus bayi premature atau neonatus di ruang perinatologi, jarum 26G adalah alat vital yang digunakan karena diameternya sangat tipis menyerupai rambut.
Penguasaan terhadap berbagai jenis dan ukuran cannula needle adalah modal dasar yang wajib dikantongi oleh setiap mahasiswa kedokteran sebelum terjun ke stase klinis.
Dengan pemilihan ukuran jarum yang tepat sasaran, kamu dapat meminimalisir risiko terjadinya komplikasi yang tidak diinginkan seperti phlebitis, hematoma, maupun infiltrasi cairan. Teruslah berlatih dan biasakan dirimu memegang alat-alat ini agar insting dan ketepatan klinismu semakin terasah.
Untuk melengkapi kebutuhan latihan pemasangan infus, persiapan pemeriksaan skill lab, dan peralatan medis dasar lainnya, kamu bisa langsung mendapatkannya di Medtools.
Kami menyediakan berbagai macam jarum cannula, perlengkapan medis, hingga mannequin untuk skill lab dengan kualitas terbaik sesuai standar kedokteran. Silakan hubungi kami untuk informasi pemesanan dan ketersediaan produk melalui WhatsApp Medtools di nomor berikut ini:
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
• Halodoc. (n.d.). Ini 6 Jenis dan Ukuran Jarum Infus yang Perlu Diketahui.
Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/ini-6-jenis-dan-ukuran-jarum-infus-yang-perlu-diketahui• Phlebotomy Course UK. (n.d.). Different Types of Cannulation Needles: Purpose and Function.
Diakses dari [tautan mencurigakan telah dihapus]• Halodoc. (n.d.). Needle: Pahami Jarum Medis, Fungsi, dan Jenisnya. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/needle-pahami-jarum-medis-fungsi-dan-jenisnya• Medical News Today. (n.d.). What to know about cannulas. Diakses dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/cannula