Halo, sejawat calon dokter! Saat memasuki stase bedah atau berjaga di IGD, kamu pasti akan sering mendengar konsulen atau perawat meminta jaring penutup luka yang sering diucapkan sebagai "lumatul" oleh masyarakat awam.
Nama medis yang sebenarnya untuk produk ini adalah Lomatuell, dan ia merupakan salah satu andalan dalam manajemen perawatan luka.
Meskipun sangat familier di lingkungan klinis, tidak sedikit mahasiswa kedokteran yang masih bingung mengenai komposisi bahan ini dan bagaimana mekanisme kerjanya secara fisiologis.
Memahami karakteristik dan kegunaan dari balutan luka dasar ini adalah keterampilan esensial yang wajib kamu kuasai sebelum melakukan tindakan keperawatan luka secara mandiri.
Lomatuell, atau yang secara spesifik dikenal luas sebagai Lomatuell H, adalah sebuah balutan luka primer lapis pertama (primary tulle gras dressing) yang bersifat steril.
Balutan ini terbuat dari jalinan benang katun berongga lebar yang telah diresapi sepenuhnya dengan white soft paraffin atau vaselin putih yang bersifat hidrofobik.
Desain berongga pada material katun ini diciptakan khusus untuk memastikan kelancaran sirkulasi udara di area perlukaan guna mencegah maserasi pada kulit yang sehat.
Lapisan vaselin pada jaring katun ini berfungsi sebagai pelumas penahan kelembapan yang mencegah balutan kasa sekunder menempel langsung pada dasar luka. Ketika luka sedang dalam fase pembentukan jaringan granulasi yang rapuh, kasa biasa cenderung akan melekat dan merusak jaringan baru saat dilepas.
Dengan menggunakan Lomatuell sebagai penghalang pelindung, lingkungan luka akan tetap lembap (moist wound healing) sehingga proses reepitelisasi sel kulit dapat berjalan jauh lebih optimal.
Dalam praktik klinis sehari-hari, fungsi utama dari Lomatuell adalah sebagai penutup langsung pada jaringan kulit yang mengalami eksudasi superfisial atau perlukaan terbuka.
Alat medis ini sangat direkomendasikan penggunaannya untuk penatalaksanaan luka bakar derajat ringan, luka lecet (abrasi) yang luas, luka robek (laserasi), hingga luka sayatan pasca-operasi.
Dokter bedah plastik juga sangat sering menggunakan tulle ini untuk melindungi area kulit yang menjadi lokasi donor skin graft karena teksturnya yang sangat ramah terhadap jaringan epitel baru.
Keistimewaan lain dari balutan ini adalah kemampuannya memfasilitasi aliran eksudat luka secara bebas dari dasar luka menuju lapisan penyerap di atasnya. Cairan luka atau eksudat dapat dengan mudah melewati rongga-rongga jaring Lomatuell dan langsung diserap oleh balutan kasa sekunder.
Mekanisme drainase cairan yang baik ini akan menjaga area luka tetap bersih, sekaligus menekan risiko terjadinya komplikasi penumpukan cairan yang dapat memicu infeksi bakteri.
Sebagai mahasiswa kedokteran, kamu harus mengingat dengan baik bahwa Lomatuell tidak dirancang untuk digunakan berdiri sendiri tanpa balutan tambahan. Setelah luka dibersihkan secara aseptik menggunakan cairan irigasi seperti NaCl fisiologis, lembaran tulle ini dipotong menyesuaikan dimensi luka menggunakan gunting steril dan ditempelkan secara hati-hati.
Tahap krusial berikutnya adalah menutup lembaran tersebut menggunakan balutan sekunder, seperti kasa steril atau absorbent pad, untuk menampung eksudat yang merembes.
Langkah terakhir adalah melakukan fiksasi pada lapisan kasa penyerap tersebut menggunakan plester perekat medis atau perban gulung elastis agar letaknya tidak bergeser. Balutan vaselin ini umumnya tidak perlu diganti setiap hari, melainkan frekuensinya disesuaikan dengan volume produksi cairan luka dan instruksi dokter penanggung jawab.
Saat tiba waktunya mengganti balutan, kamu akan menyadari bahwa kasa sekunder dapat diangkat dengan sangat mudah tanpa menyebabkan perdarahan ulang pada dasar luka pasien.
Memahami apa itu Lomatuell dan mengaplikasikannya secara benar akan sangat membantu mempercepat proses penyembuhan jaringan luka secara fisiologis. Pasien tidak akan merasakan trauma maupun nyeri yang berlebihan pada saat proses penggantian balutan dilakukan.
Penguasaan teknik perawatan luka dengan material yang tepat ini adalah salah satu langkah awal yang menentukan kompetensimu selama menjalani rotasi klinik di bangsal bedah.
Untuk melengkapi kebutuhan persiapan pemeriksaan skill lab bedah minor, praktik perawatan luka dasar, dan peralatan medis lainnya, kamu bisa langsung mendapatkannya di Medtools. Kami menyediakan berbagai macam produk wound care, balutan steril, dan alat kesehatan berkualitas untuk menunjang kegiatan studimu.
Silakan hubungi kami untuk informasi pemesanan produk dan ketersediaan stok melalui WhatsApp Medtools di nomor berikut ini:
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
• Halodoc. (n.d.). Lomatuell H 10 cm x 10 cm - Indikasi, Dosis, dan Cara Penggunaan.
Diakses dari https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/lomatuell-h-10cm-x-10cm?srsltid=AfmBOorBfL4JWd-ij-3oQKGFidv3SlkmH5qco8zFUSweE9p0fBQAF8fG• Scribd. (2019). Lomatuell: Definisi dan Penggunaannya dalam Medis.
Diakses dari https://id.scribd.com/document/440069020/lomatuell• Medicastore. (n.d.). Lomatuell H: Informasi Produk Alat Kesehatan.