Fasilitas kantor, gedung perkantoran, dan kawasan industri wajib memiliki perlengkapan evakuasi medis sebagai bagian dari sistem K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Salah satu peralatan yang sering luput dari daftar pengadaan adalah tandu evakuasi. Padahal, saat terjadi kecelakaan kerja, serangan jantung, atau kondisi darurat lain, tandu yang tepat menentukan kecepatan dan keamanan pemindahan korban sebelum ambulans tiba.
Tiga produk tandu yang relevan untuk kebutuhan evakuasi kantor dan fasilitas industri adalah:
Ketiga tandu memiliki fungsi dasar yang sama untuk memindahkan korban dengan aman, namun dirancang untuk skenario yang berbeda. Pemilihan yang salah dapat memperburuk kondisi pasien, terutama pada kasus trauma muskuloskeletal atau cedera tulang belakang.

Folding Stretcher OH-D11 dari One Health digunakan untuk evakuasi cepat di area dengan keterbatasan ruang gerak, seperti lorong gedung, tangga darurat, atau ruang kerja sempit. Dengan berat hanya ±4,7–5 kg dan dimensi terlipat ±104 × 17 × 9 cm, OH-D11 mudah disimpan di lemari P3K kantor, pos satpam, atau kompartemen kecil di kendaraan operasional.
Tandu ini memiliki rangka aluminium alloy dengan alas Oxford Fabric tahan air yang mudah dibersihkan setelah digunakan. Kapasitas beban hingga ±159 kg memungkinkan penggunaan pada berbagai kategori korban. OH-D11 paling tepat digunakan pada:
OH-D11 telah terdaftar dengan nomor izin edar Kemenkes RI AKL 10903420282, sehingga memenuhi persyaratan legalitas pengadaan alat kesehatan institusi.
GEA YDC-3B dirancang khusus untuk proses pemuatan pasien ke dalam ambulans secara efisien, bahkan oleh satu petugas. Tandu ini memiliki sistem kaki lipat yang dapat dikendalikan dari pegangan di kedua sisi, dengan rentang ketinggian dari posisi rendah 25 cm hingga posisi tinggi 85 cm, dan tinggi pemuatan standar 64 cm yang sesuai dengan lantai kargo ambulans.
Fitur sandaran belakang yang dapat diatur hingga 65° dan sandaran lutut hingga 15° memungkinkan posisi pasien disesuaikan selama transportasi. Material matras berbahan busa berpelapis tahan air memudahkan proses pembersihan dan sterilisasi. YDC-3B paling sesuai digunakan oleh:
Tandu ini terdaftar dengan izin edar Kemenkes RI AKL 20903901630. Untuk institusi yang membutuhkan penawaran unit armada ambulans, konsultasi pengadaan dapat dilakukan melalui WhatsApp Medtools.id.
Scoop Stretcher GEA YDC-4A/B digunakan untuk evakuasi pasien dengan kecurigaan cedera tulang belakang atau trauma muskuloskeletal, di mana pasien tidak boleh dipindahkan secara lateral. Desain tandu skop memungkinkan petugas memisahkan rangka menjadi dua bagian, menyisipkannya dari sisi kiri dan kanan tubuh pasien, lalu mengunci kembali tanpa perlu menggulingkan atau mengangkat tubuh pasien secara penuh.
GEA YDC-4A/B memiliki dimensi keseluruhan 212 × 42 × 7 cm dengan berat hanya 8,7 kg dan kapasitas beban hingga 160 kg. Tandu dilengkapi 3 seat belt untuk fiksasi pasien selama evakuasi. Tinggi rangka dapat disesuaikan untuk mengakomodasi berbagai postur pasien. Produk ini telah memiliki izin edar Kemenkes RI AKL 10903901629, menjadikannya memenuhi standar pengadaan rumah sakit yang mensyaratkan sertifikasi internasional.
YDC-4A/B paling tepat digunakan pada:
Pemilihan tandu evakuasi untuk fasilitas kantor dan industri harus mempertimbangkan beberapa parameter berikut, bukan sekadar harga:
1. Jenis risiko di fasilitas
Fasilitas dengan risiko trauma tinggi (konstruksi, manufaktur, tambang) membutuhkan Scoop Stretcher YDC-4A/B. Kantor umum dan gedung bertingkat cukup dengan Folding Stretcher OH-D11. Fasilitas dengan armada ambulans membutuhkan YDC-3B.
2. Kapasitas penyimpanan
OH-D11 dengan dimensi terlipat ±104 × 17 × 9 cm adalah pilihan paling kompak untuk ruang terbatas. YDC-3B membutuhkan ruang lebih besar karena bobotnya 40 kg.
3. Jumlah operator
YDC-3B mendukung pemuatan satu orang (single-operator loading). OH-D11 dan YDC-4A/B membutuhkan minimal dua petugas.
4. Persyaratan legalitas pengadaan
Pastikan produk memiliki nomor izin edar Kemenkes (AKL/AKD). Ketiga produk di atas telah terdaftar resmi. Untuk fasilitas yang mensyaratkan sertifikasi internasional (CE/FDA/ISO), YDC-4A/B memenuhi seluruh kriteria tersebut.
5. Kesalahan umum dalam pengadaan tandu
Tandu evakuasi bukan peralatan generik yang bisa dipilih sembarangan. Folding Stretcher OH-D11 tepat untuk evakuasi cepat di area terbatas dengan mobilitas tinggi. Ambulance Stretcher GEA YDC-3B dirancang untuk transfer pasien ke ambulans dengan efisiensi satu operator. Scoop Stretcher GEA YDC-4A/B adalah pilihan utama untuk penanganan pasien trauma di lingkungan industri berisiko tinggi.
Untuk konsultasi pengadaan tandu evakuasi sesuai kebutuhan fasilitas Anda, tim Medtools.id siap membantu pemilihan spesifikasi, kelengkapan dokumen, dan penawaran institusi.
Hubungi kami melalui
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah tandu evakuasi wajib dimiliki perusahaan?
Berdasarkan regulasi K3 di Indonesia, perusahaan wajib menyediakan perlengkapan pertolongan pertama termasuk alat evakuasi. Jenis dan jumlah disesuaikan dengan tingkat risiko dan jumlah tenaga kerja.
2. Apa perbedaan scoop stretcher dengan folding stretcher?
Scoop Stretcher dirancang untuk pasien trauma yang tidak boleh digerakkan secara lateral — rangkanya dapat dipisah dan disisipkan dari sisi tubuh pasien. Folding Stretcher digunakan untuk evakuasi umum tanpa kecurigaan cedera tulang belakang.
3. Apakah GEA YDC-3B bisa digunakan di luar ambulans?
YDC-3B dapat digunakan untuk transfer pasien di dalam fasilitas, namun bobotnya 40 kg membuatnya kurang praktis untuk evakuasi di medan yang sulit atau tangga. Untuk kondisi tersebut, OH-D11 lebih sesuai.
4. Apakah ketiga produk ini tersedia dengan izin edar Kemenkes?
Ya. OH-D11 memiliki AKL 10903420282, YDC-3B memiliki AKL 20903901630, dan YDC-4A/B memiliki AKL 10903901629.
5. Berapa jumlah tandu yang direkomendasikan untuk satu fasilitas kantor?
Tidak ada standar jumlah yang baku secara nasional, namun praktik umum K3 merekomendasikan minimal satu unit tandu lipat per lantai untuk gedung bertingkat, dengan satu unit scoop stretcher di pos kesehatan utama untuk fasilitas industri berisiko tinggi.
Daftar Pustaka