Pulse Oximeter atau oksimeter merupakan alat medis non-invasif yang berfungsi untuk mengukur kadar saturasi oksigen dalam darah (SpO2) sekaligus denyut nadi
(Pulse Rate).
Dalam dunia medis, pemeriksaan saturasi oksigen ini merupakan bagian penting dari pengukuran Tanda-Tanda Vital (TTV), bersamaan dengan tekanan darah, suhu, dan frekuensi napas.
Sebagai mahasiswa kedokteran, alat ini wajib banget kamu miliki! Apalagi saat masa preklinik, kamu akan banyak belajar dan menghadapi ujian Skill Lab terkait TTV. Maka dari itu, sebelum maju ujian OSCE, kamu harus sudah mahir dan luwes menggunakan alat ini agar mendapatkan nilai yang memuaskan.
Penggunaan oksimeter sebenarnya sangat mudah dan otomatis. Cara kerjanya mengandalkan sensor cahaya yang dijepitkan ke ujung jari pasien untuk mendeteksi seberapa banyak oksigen yang dibawa oleh sel darah merah.
Namun, agar hasil pengukurannya akurat dan tidak error, kamu wajib melakukan langkah-langkah Skill Lab berikut:
Dalam pemeriksaan menggunakan oksimeter, kamu tidak boleh lupa membersihkan alatnya sebelum dan sesudah pemakaian ke pasien lain! Hal ini krusial untuk mencegah penularan infeksi virus atau bakteri (infeksi nosokomial).
Cara membersihkannya sangat mudah: kamu cukup mengusap seluruh bagian dalam dan luar oksimeter menggunakan alcohol swab. Setelah itu, lap kembali menggunakan tisu kering hingga alat benar-benar bersih dan siap digunakan kembali.
Membaca hasil pengukuran oksimeter sangatlah mudah karena layar akan langsung menampilkan persentase (%). Angka yang ditandai dengan %SpO2 adalah nilai saturasi oksigen pasien.
Berikut adalah interpretasi hasil pengukuran kadar oksigen di dalam darah:
Jika kamu mendapati nilai saturasi oksigen pasien berada di bawah 95% (hipoksemia), hal ini perlu diwaspadai. Kondisi ini biasanya disertai dengan sejumlah gejala klinis seperti:
Jika saturasi oksigen pasien terus-menerus rendah, hal ini bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pernapasan atau kardiovaskular, seperti:
Jika kamu menemukan pasien (rawat jalan/kondisi stabil) yang memiliki kadar oksigen di batas bawah normal, berikan edukasi gaya hidup sehat. Sarankan pasien untuk berhenti merokok, rutin berolahraga untuk memperkuat kapasitas paru, serta mengonsumsi makanan bergizi. Jika pasien dalam kondisi gawat darurat (saturasi sangat rendah), segera berikan terapi oksigen (nasal kanul/sungkup) sesuai indikasi medis!
Nah, itu dia cara membaca hasil pengukuran saturasi oksigen menggunakan oksimeter. Biar makin jago saat ujian, kamu bisa dapetin Pulse Oximeter akurat berstandar medis di @medtools.store atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini! dan latihan Skill Lab setiap hari di rumah!
Hubungin Whataspp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Lonlim
#DuniaKedokteran #PrepareADoctor
Halodoc. (n.d.). Cara Membaca Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/cara-membaca-oximeter-untuk-cek-saturasi-oksigen
Indonesia Baik. (n.d.). Pantau Kadar Oksigen Saat Isolasi Mandiri. Diakses dari https://indonesiabaik.id/infografis/pantau-kadar-oksigen-saat-isolasi-mandiri