OSCE Preparation

Cara Membaca Hasil Pengukuran Pulse Oximeter pada Pemeriksaan TT

Cara Membaca Hasil Pengukuran Pulse Oximeter pada Pemeriksaan TT

Pulse Oximeter atau oksimeter merupakan alat medis non-invasif yang berfungsi untuk mengukur kadar saturasi oksigen dalam darah (SpO2) sekaligus denyut nadi

(Pulse Rate).

Dalam dunia medis, pemeriksaan saturasi oksigen ini merupakan bagian penting dari pengukuran Tanda-Tanda Vital (TTV), bersamaan dengan tekanan darah, suhu, dan frekuensi napas.

Sebagai mahasiswa kedokteran, alat ini wajib banget kamu miliki! Apalagi saat masa preklinik, kamu akan banyak belajar dan menghadapi ujian Skill Lab terkait TTV. Maka dari itu, sebelum maju ujian OSCE, kamu harus sudah mahir dan luwes menggunakan alat ini agar mendapatkan nilai yang memuaskan.

 

Cara Menggunakan Pulse Oximeter dengan Tepat

Penggunaan oksimeter sebenarnya sangat mudah dan otomatis. Cara kerjanya mengandalkan sensor cahaya yang dijepitkan ke ujung jari pasien untuk mendeteksi seberapa banyak oksigen yang dibawa oleh sel darah merah.

Namun, agar hasil pengukurannya akurat dan tidak error, kamu wajib melakukan langkah-langkah Skill Lab berikut:

  1. Bebaskan Area Jari: Lepaskan seluruh aksesoris di tangan pasien, seperti cincin dan gelang. Penting: Pastikan pasien tidak menggunakan kuku palsu atau cat kuku (nail polish), karena warna cat kuku dapat menghalangi sensor cahaya oksimeter dan membuat hasil tidak terbaca!
  2. Kondisikan Rileks: Pastikan tangan dan jari-jari pasien dalam keadaan rileks, hangat, dan tidak basah. Jari yang terlalu dingin bisa membuat pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi) sehingga alat sulit mendeteksi denyut.
  3. Pemasangan: Letakkan oksimeter pada salah satu ujung jari tangan (biasanya jari telunjuk atau jari tengah).
  4. Tunggu Hasilnya: Nyalakan oksimeter dan minta pasien untuk diam (tidak banyak bergerak). Tunggu beberapa detik hingga gelombang di layar stabil dan nilai saturasi oksigen (SpO2) serta denyut nadi (PR) muncul.

Jangan Lupa PPI (Pencegahan dan Pengendalian Infeksi)!

Dalam pemeriksaan menggunakan oksimeter, kamu tidak boleh lupa membersihkan alatnya sebelum dan sesudah pemakaian ke pasien lain! Hal ini krusial untuk mencegah penularan infeksi virus atau bakteri (infeksi nosokomial).

Cara membersihkannya sangat mudah: kamu cukup mengusap seluruh bagian dalam dan luar oksimeter menggunakan alcohol swab. Setelah itu, lap kembali menggunakan tisu kering hingga alat benar-benar bersih dan siap digunakan kembali.

 

Cara Membaca Kadar Saturasi Oksigen

Membaca hasil pengukuran oksimeter sangatlah mudah karena layar akan langsung menampilkan persentase (%). Angka yang ditandai dengan %SpO2 adalah nilai saturasi oksigen pasien.

Berikut adalah interpretasi hasil pengukuran kadar oksigen di dalam darah:

  • Saturasi Oksigen Normal: 95% – 100%.
  • Saturasi Oksigen Rendah (Hipoksemia): Di bawah 95%.

 

Indikasi Medis Jika Saturasi Oksigen Rendah

Jika kamu mendapati nilai saturasi oksigen pasien berada di bawah 95% (hipoksemia), hal ini perlu diwaspadai. Kondisi ini biasanya disertai dengan sejumlah gejala klinis seperti:

  • Sesak napas (dispnea)
  • Nyeri dada
  • Nyeri kepala atau pusing
  • Jantung berdebar (takikardia)
  • Linglung atau merasa kebingungan
  • Ujung jari tangan, dasar kuku, serta bibir tampak membiru (Sianosis).

Jika saturasi oksigen pasien terus-menerus rendah, hal ini bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem pernapasan atau kardiovaskular, seperti:

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), seperti emfisema dan bronkitis kronis.
  • Serangan Asma.
  • Emboli paru.
  • Pneumothorax (paru-paru kolaps).
  • Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau infeksi paru berat (Pneumonia/COVID-19).
  • Gagal jantung atau Penyakit Jantung Bawaan.
  • Anemia berat.

 

Kesimpulan

Jika kamu menemukan pasien (rawat jalan/kondisi stabil) yang memiliki kadar oksigen di batas bawah normal, berikan edukasi gaya hidup sehat. Sarankan pasien untuk berhenti merokok, rutin berolahraga untuk memperkuat kapasitas paru, serta mengonsumsi makanan bergizi. Jika pasien dalam kondisi gawat darurat (saturasi sangat rendah), segera berikan terapi oksigen (nasal kanul/sungkup) sesuai indikasi medis!

Nah, itu dia cara membaca hasil pengukuran saturasi oksigen menggunakan oksimeter. Biar makin jago saat ujian, kamu bisa dapetin Pulse Oximeter akurat berstandar medis di @medtools.store atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini! dan latihan Skill Lab setiap hari di rumah!

Hubungin Whataspp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah

Peninjau: dr. Lonlim

#DuniaKedokteran #PrepareADoctor

 

Daftar Pustaka

Halodoc. (n.d.). Cara Membaca Oximeter untuk Cek Saturasi Oksigen. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/cara-membaca-oximeter-untuk-cek-saturasi-oksigen

Indonesia Baik. (n.d.). Pantau Kadar Oksigen Saat Isolasi Mandiri. Diakses dari https://indonesiabaik.id/infografis/pantau-kadar-oksigen-saat-isolasi-mandiri

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!