OSCE Preparation

Cara Melakukan Pemasangan Infus dengan Mudah untuk Mahasiswa Kedokteran

Cara Melakukan Pemasangan Infus dengan Mudah untuk Mahasiswa Kedokteran

Halo, sejawat calon dokter! Keterampilan klinis intravenous cannulation atau pemasangan infus adalah salah satu kompetensi dasar yang wajib kamu kuasai dengan sempurna. Sebagai calon tenaga medis, kamu akan sangat sering melakukan prosedur ini, baik di ruang gawat darurat, bangsal perawatan, maupun kamar operasi.

Memasukkan jarum ke dalam pembuluh darah vena yang kecil dan rapuh sering kali menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa kedokteran di awal masa kepaniteraan klinik. Namun, dengan penguasaan anatomi yang baik dan teknik yang presisi, kamu pasti bisa melakukannya dengan lancar.

Mari kita bahas langkah-langkah dan trik jitu melakukan pemasangan infus agar berhasil dalam sekali tusukan.

 

 

Persiapan Alat dan Pemilihan Vena

Langkah pertama yang paling krusial sebelum melakukan penusukan adalah mempersiapkan alat secara lengkap dan menjaga prinsip sterilitas. Pastikan kamu sudah menyiapkan jarum kateter intravena (abocath) dengan ukuran yang sesuai, infusion set, cairan infus, tourniquet, alcohol swab, plester fiksasi, dan sarung tangan medis.

Setelah semua perlengkapan siap di dekatmu, pasang tourniquet sekitar lima hingga sepuluh sentimeter di atas area proksimal pembuluh darah yang kamu targetkan. Mintalah pasien untuk mengepalkan tangan berulang kali agar vena terisi penuh darah dan terlihat lebih menonjol.

Pilihlah vena yang lurus, memiliki diameter cukup besar, dan terasa kenyal saat diraba menggunakan ujung jari telunjukmu. Mulailah mencari vena dari area paling distal terlebih dahulu, seperti bagian dorsum manus atau punggung tangan, sebelum meraba ke area proksimal seperti fossa kubiti.

Sebaiknya hindari memilih vena yang terletak tepat di area persendian agar pasien tetap leluasa bergerak dan aliran tetesan infus tidak mudah macet. Hindari juga vena yang terlihat mengeras, mengalami peradangan, atau berada di sisi lengan pasien yang mengalami kelumpuhan.

 

 

Teknik Insersi Jarum Langkah demi Langkah

Setelah menentukan target vena yang paling ideal, lakukan desinfeksi pada area tersebut menggunakan alcohol swab dengan gerakan melingkar dari dalam ke luar, lalu biarkan mengering. Gunakan ibu jari atau jari telunjuk tangan non-dominanmu untuk menarik kulit di bawah titik penusukan agar vena terfiksasi dan tidak bergeser saat ditusuk.

Pegang pangkal abocath dengan ibu jari dan telunjuk tangan dominan, lalu pastikan lubang jarum atau bevel menghadap lurus ke arah atas. Lakukan insersi menembus kulit dengan sudut kemiringan sekitar lima belas hingga tiga puluh derajat, menyesuaikan dengan seberapa dalam letak vena pasien.

Begitu jarum besi menembus dinding vena, perhatikan secara saksama bagian tabung indikator atau flashback chamber pada ujung abocath. Jika terlihat tetesan darah mengalir masuk, segera turunkan sudut kemiringan abocath hingga sejajar dengan kulit agar jarum tidak menembus dinding pembuluh darah bagian belakang.

Dorong pelan selang plastik abocath masuk ke dalam vena sambil menarik perlahan jarum besinya atau stylet ke arah luar. Setelah selang plastik masuk sepenuhnya, lepaskan tourniquet, tekan ujung vena dengan jari manis tangan non-dominanmu agar darah tidak merembes, lalu tarik stylet sepenuhnya dan sambungkan dengan infusion set.

 

 

Tips Sukses dalam Sekali Tusukan

Membangun komunikasi terapeutik yang baik dengan pasien adalah kunci rahasia agar prosedur invasif ini berjalan lancar tanpa ketegangan. Pasien yang merasa cemas dan takut cenderung mengalami vasokonstriksi, sehingga pembuluh darah vena mereka akan menyempit dan semakin sulit untuk ditusuk.

Ajaklah pasien mengobrol ringan untuk mengalihkan perhatiannya, dan instruksikan mereka untuk menarik napas dalam tepat saat kamu menembus kulit dengan jarum. Berikut adalah beberapa tips tambahan agar pemasangan infusmu bisa sukses dalam sekali percobaan:

  • Gunakan kompres hangat pada area target penusukan selama beberapa menit jika vena pasien sulit terlihat atau sangat tipis
  • Pilih ukuran abocath yang rasional sesuai profil pasien; jangan memaksakan ukuran besar (misalnya 18G) pada vena yang relatif kecil
  • Pastikan pencahayaan di ruangan tempatmu bertugas cukup terang agar kontur dan arah jalur vena dapat terlihat dengan jelas
  • Jika kamu gagal pada tusukan pertama, tetaplah tenang, tarik napas panjang, dan cari vena baru di area proksimal atau di lengan sisi lainnya

 

 

Kesimpulan

Keterampilan melakukan pemasangan infus sangat dipengaruhi oleh jam terbang dan muscle memory dari tanganmu. Wajar jika pada tahap awal pembelajaran kamu sering mengalami kegagalan, merobek vena (hematoma), atau aliran infus yang tiba-tiba macet. Jangan berkecil hati, karena setiap dokter yang ahli pun pernah melewati fase belajar dan melakukan kesalahan yang sama.

Teruslah asah ketajaman insting klinismu dan perbanyak latihan menggunakan manekin silikon di ruang skill lab sebelum mempraktikkannya langsung pada pasien yang sesungguhnya.

Untuk kebutuhan persiapan ujian evaluasi OSCE, latihan skill lab prosedur kegawatdaruratan, atau pendalaman kompetensi ilmu kedokteran lainnya, kamu bisa langsung menghubungi WhatsApp Medtools Academy. Tim kami siap mendampingimu menjadi calon dokter yang terampil dan percaya diri dalam melakukan tindakan medis. Silakan hubungi kami melalui nomor berikut ini :

Hubungi Whatsapp MEDTOOLS ACADEMY di sini!

 

Penulis: dr. Stellon Salim, MKK

 

Daftar Pustaka

• Alodokter. (n.d.). Pemasangan Infus, Ini yang Harus Anda Ketahui.

Diakses dari https://www.alodokter.com/pemasangan-infus-ini-yang-harus-anda-ketahui• Halodoc. (n.d.). Intip Cara Pemasangan Infus, Gampang Dipahami.

Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/intip-cara-pemasangan-infus-gampang-dipahami• Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS). (2018). Buku Pedoman Keterampilan Klinis: Pemasangan Infus.

Diakses dari https://skillslab.fk.uns.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/Pemasangan-infus-2018-smt-7.pdf• Alomedika. (n.d.). Intravenous Cannulation / Pemasangan Infus: Teknik.

Diakses dari https://www.alomedika.com/tindakan-medis/prosedur-kegawatdaruratan-medis/intravenous-cannulation-pemasangan-infus/teknik• Sejawat. (n.d.). Memasang Infus: Tips Berhasil dalam Sekali Tusukan.

Diakses dari https://forher.sejawat.co.id/article/memasang-infus-tips-berhasil-dalam-sekali-tusukan

 

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!