OSCE Preparation

Panduan dan Alat Skill Lab IUD untuk Mahasiswa Kedokteran

Panduan dan Alat Skill Lab IUD untuk Mahasiswa Kedokteran
Halo mahasiswa kedokteran! Kalau kalian sedang bersiap menghadapi ujian Skill Lab pemasangan IUD, pastikan kalian paham betul alat-alat yang dibutuhkan dan tahapan prosedurnya. Pemasangan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) atau Intra-Uterine Device (IUD) merupakan salah satu keterampilan kompetensi penting yang harus dikuasai oleh calon dokter umum sebelum terjun ke dunia klinis.
Yuk, kita bahas daftar alat yang digunakan dalam skill lab ini beserta langkah-langkah singkat dalam pemasangan IUD!

Daftar Alat yang Dibutuhkan untuk Skill Lab IUD

Saat melakukan prosedur pemasangan IUD, Bro/Sis akan menggunakan berbagai instrumen medis (IUD Kit) yang harus disiapkan dengan benar agar prosedur berjalan lancar dan tetap steril. Berikut adalah daftar alat yang diperlukan beserta kegunaannya:
  • Sarung Tangan Steril (Handscoon): Digunakan untuk menjaga kebersihan dan mencegah kontaminasi silang selama prosedur.
  • Duk Lubang Steril: Kain steril berlubang untuk menutup area sekitar genitalia dan memastikan hanya bagian yang diperlukan yang terbuka.
  • Spekulum (Cocor Bebek): Alat untuk membuka dinding vagina agar porsio serviks bisa terlihat dengan jelas.
  • Tenakulum: Alat penjepit bergerigi yang digunakan untuk menjepit dan menstabilkan serviks saat pemasangan IUD.
  • Sonde Uterus: Alat ukur panjang yang digunakan untuk mengetahui kedalaman dan arah rongga rahim (cavum uteri) agar pemasangan IUD tepat sasaran.
  • Pinset: Alat untuk mengambil atau memegang benda kecil selama tindakan.
  • Klem Tampontang (Sponge Holding Forceps): Alat penjepit panjang untuk memegang kapas steril saat melakukan desinfeksi area serviks.
  • AKDR Set (IUD Set): Berisi perangkat IUD (biasanya jenis Copper-T) dalam kemasan steril beserta tabung inserternya yang siap digunakan.
  • Gunting Medis panjang: Untuk memotong benang IUD di dalam vagina setelah pemasangan selesai.
  • Kapas/Kasa Steril: Digunakan untuk membersihkan serviks sebelum dan sesudah pemasangan IUD.
  • Cairan Antiseptik (Povidone Iodine): Untuk melakukan tindakan asepsis pada area serviks dan vagina guna mencegah infeksi.

Langkah-Langkah Singkat Pemasangan IUD

Setelah semua alat siap di atas trolley, sekarang kita bahas proses pemasangan IUD secara singkat dan sistematis:

Tahap 1: Persiapan Sebelum Pemasangan

  • Pastikan pasien telah mengosongkan kandung kemih (buang air kecil) sebelum prosedur dimulai.
  • Posisikan pasien berbaring dalam posisi litotomi (mengangkang) di atas meja pemeriksaan ginekologi.
  • Lakukan tindakan asepsis dan antisepsis pada area genital luar dan dalam menggunakan Povidone Iodine dengan klem tampontang.

 

Tahap 2: Memasukkan IUD ke dalam Uterus

  • Gunakan spekulum untuk membuka vagina, lalu identifikasi serviks dan jepit bagian bibir atasnya (porsio anterior) dengan tenakulum secara hati-hati.
  • Masukkan sonde uterus untuk mengukur kedalaman rahim serta memastikan arah rahim (apakah antefleksi atau retrofleksi).
  • Siapkan IUD ke dalam tabung inserter (tanpa menyentuh bagian sterilnya), lalu dorong perlahan masuk ke dalam rahim sesuai ukuran kedalaman sonde.

Tahap 3: Melepaskan IUD dan Penyelesaian

  • Setelah IUD berada di posisi fundus yang tepat, tarik tabung pendorong dan inserternya perlahan (withdrawal technique) agar lengan IUD terbuka sempurna di dalam rahim.
  • Potong sisa benang IUD menggunakan gunting panjang hingga tersisa sekitar 3–4 cm di luar serviks agar posisi IUD tetap bisa dikontrol di kemudian hari.
  • Lepaskan jepitan tenakulum, dep bekas jepitan dengan kasa jika ada perdarahan, lalu lepaskan spekulum dengan hati-hati dan pastikan pasien merasa nyaman.

Belajar Lebih Lanjut dan Dapatkan Alat IUD di Medtools!

Pemasangan IUD memang membutuhkan jam terbang dan latihan yang rutin agar Bro/Sis semakin percaya diri, tangan tidak kaku saat ujian skill lab, dan berani bertindak di dunia klinis nanti. Jika Bro/Sis ingin belajar teknik visualnya lebih detail, langsung aja akses modul pembelajaran lengkap Medtools di academy.medtools.id!
Dan buat Bro/Sis yang butuh paket alat medis (IUD Kit lengkap dengan phantom panggul) untuk latihan mandiri, bisa langsung pesan melalui WhatsApp Medtools.id . Kami siap membantu kebutuhan alat kesehatan Bro/Sis dengan kualitas dan harga terbaik!
Semoga panduan artikel ini membantu persiapan Bro/Sis untuk menghadapi skill lab dan OSCE stase Obgyn. Tetap semangat dan sukses selalu! πŸ’ͺ😊
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim

Daftar Pustaka:

BKKBN. (2014). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Hoffman, B. L., et al. (2020). Williams Gynecology (4th ed.). McGraw-Hill Education.
World Health Organization (WHO). (2015). Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use (5th ed.). Geneva.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!