Saat memasuki blok Antropometri, kamu akan belajar banyak seputar dimensi tubuh manusia. Salah satu keterampilan dasar yang sangat krusial adalah menimbang bayi. Berat badan bayi adalah indikator kesehatan yang sangat sensitif; selisih beberapa gram saja bisa menentukan status gizinya.
Teknik menimbang bayi tentu berbeda dengan dewasa. Bayi belum bisa berdiri tegak dan sangat aktif bergerak. Yuk, pelajari cara menimbang bayi yang benar menggunakan alat yang tepat!
Ini adalah metode paling akurat yang sangat disarankan untuk penggunaan di klinik, Puskesmas, maupun rumah sakit.
Jika dalam kondisi darurat atau home visit kamu tidak menemukan timbangan bayi, kamu bisa menggunakan metode pengurangan dengan timbangan dewasa digital.
Berat Gabungan (Kamu + Bayi): 64,8 kg
Berat Kamu Sendiri: 60,5 kg
Berat Gabungan (Kamu + Bayi): 64,8 kg
Berat Kamu Sendiri: 60,5 kg
= Berat Bersih Bayi: 4,3 kg
Catatan: Metode ini kurang disarankan untuk bayi prematur atau bayi dengan risiko gizi buruk karena tingkat ketelitian timbangan dewasa biasanya hanya per 100 gram, sedangkan timbangan bayi bisa mencapai ketelitian 5-10 gram.
Tips Memilih Timbangan Bayi yang Cocok
Keterampilan antropometri yang baik dimulai dari ketelitian dalam menggunakan alat ukur. Selalu pastikan timbangan berada di permukaan yang rata dan keras, serta pastikan bayi dalam kondisi seminimal mungkin berpakaian. Ingat, data berat badan yang akurat akan membantu dokter dalam menentukan dosis obat dan memantau status nutrisi pasien kecilmu dengan tepat.
Hubungi Whatsapp EMDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim
World Health Organization (WHO). (2008). Training Course on Child Growth Assessment.
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology. Elsevier.