Perlengkapan Kedokteran

Cara Bedakan Jenis Catheher Urine

Cara Bedakan Jenis Catheher Urine

Pemasangan kateter urine adalah salah satu kompetensi dasar yang wajib dikuasai oleh mahasiswa kedokteran, biasanya mulai diajarkan pada semester 4 atau 5 di blok Urologi. Prosedur ini bertujuan untuk mengalirkan urine dari kandung kemih ketika pasien tidak mampu berkemih secara mandiri.

Namun, tahukah kamu bahwa salah memilih jenis atau ukuran kateter bisa berakibat fatal? Bukannya membantu pasien, hal tersebut malah bisa menyebabkan pendarahan, trauma mukosa, hingga striktur uretra. Oleh karena itu, sebelum kamu berlatih skill lab, yuk pahami dulu instrumennya!

 

4 Jenis Kateter Urine yang Sering Ditemui di Bangsal

Setiap kondisi pasien membutuhkan pendekatan drainase urine yang berbeda. Berikut adalah jenis-jenisnya:

  • Kateter Foley (Indwelling Catheter): Ini adalah primadona di rumah sakit. Kateter ini memiliki balon kecil di ujungnya yang akan dikembangkan menggunakan cairan steril (aquabidest). Tujuannya agar kateter "terkunci" dan tidak lepas dari kandung kemih. Sangat ideal untuk rawat inap atau pemakaian jangka panjang.
  • Kateter Intermittent (Nelaton Catheter): Dikenal juga sebagai kateter sekali pakai (in-and-out). Kateter ini hanya dimasukkan untuk mengosongkan kandung kemih sesaat itu juga, lalu langsung ditarik keluar. Biasanya digunakan untuk mengambil sampel urine steril atau pada pasien retensi urine akut yang tidak butuh rawat inap.
  • Kateter Suprapubic: Kateter tingkat lanjut ini tidak dimasukkan lewat uretra, melainkan melalui sayatan kecil di perut bagian bawah (di atas simfisis pubis) langsung menembus kandung kemih. Ini adalah prosedur penyelamatan jika uretra tersumbat total (misalnya karena pembesaran prostat parah atau ruptur uretra).
  • Kateter Kondom (External Catheter): Solusi non-invasif khusus untuk pasien pria. Bentuknya persis seperti kondom yang disambungkan ke kantong urine (urine bag). Sangat nyaman dan aman dari risiko infeksi saluran kemih (ISK), biasanya dipakai oleh pasien lansia dengan inkontinensia urine.

 

Membaca Skala French (Fr) untuk Menentukan Ukuran

Ukuran diameter luar kateter menggunakan satuan French (Fr). Semakin besar angkanya, semakin besar selangnya. Pemilihan ukuran harus pas: terlalu kecil bisa bocor dan tersumbat bekuan darah, terlalu besar bisa merobek uretra.

Berikut standar ukuran yang biasa digunakan dalam praktik klinis:

  • Anak-anak: 8 – 10 Fr
  • Dewasa Wanita: 14 – 16 Fr (Uretra wanita lebih pendek dan lurus)
  • Dewasa Pria: 16 – 18 Fr (Menggunakan ukuran yang sedikit lebih besar dan kaku membantu melewati lekukan kurvatura uretra pria dengan lebih mudah)

 

 

Kesimpulan

 

Praktik pemasangan kateter membutuhkan sentuhan yang lembut (gentle), pemahaman anatomi yang baik, dan tentu saja, sterilitas tingkat tinggi. Pastikan kamu selalu memilih jenis kateter yang sesuai indikasi klinis dan ukuran Fr yang pas dengan anatomi pasien. Jangan ragu untuk terus mengulang latihan prosedur ini agar muscle memory tanganmu semakin terlatih.

Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah

Peninjau: dr. Stellon Salim

 

Daftar Pustaka:

Siloam Hospitals. (2023). Mengenal Kateter Urine: Fungsi, Jenis, dan Prosedurnya.

KavaCare. (2023). Jenis-Jenis Kateter yang Perlu Diketahui.

Purnomo, B. B. (2014). Dasar-Dasar Urologi. Edisi Ke-3. Sagung Seto.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!