Tips n Trick Maba FK

Panduan Skill Lab: Prosedur Tindakan Asepsis dan Penggunaan APD di Ruang OK

Panduan Skill Lab: Prosedur Tindakan Asepsis dan Penggunaan APD di Ruang OK
Siapa di sini yang sedang berada di semester 3 fakultas kedokteran? Sebentar lagi Kamu akan menghadapi ujianskill lab asepsis, salah satu kompetensi paling krusial sebelum Kamu terjun ke stase bedah saat koas nanti.
Apa itu Tindakan Asepsis?
Asepsis adalah segala upaya yang dilakukan untuk mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan infeksi. Di ruang operasi (OK), tindakan asepsis bertujuan untuk menjaga area pembedahan tetap steril dari kontaminasi yang mungkin terbawa oleh tenaga medis.
Sebagai mahasiswa preklinik, menguasai urutan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan teknik mencuci tangan bedah adalah harga mati. Yuk, simak panduannya!

 

Prosedur Persiapan Masuk Kamar Bedah
Sebelum memulai tindakan, pastikan hal-hal berikut sudah terpenuhi:
  • Kondisi Sehat: Tidak sedang menderita flu, batuk, atau penyakit kulit menular.
  • Kebersihan Tangan: Kuku harus pendek, bersih, dan bebas dari cat kuku. Lepas semua aksesori (cincin, jam tangan, gelang).
  • Pakaian Khusus: Gunakan scrub suit (baju OK) yang bersih. Gulung lengan baju hingga 7–10 cm di atas siku.
  • Alas Kaki: Gunakan sepatu khusus kamar bedah atau shoe covers.

 

Urutan Pemasangan APD dan Teknik Sterilisasi
1. Pemakaian Masker dan Headcap
Lakukan ini sebelum mencuci tangan bedah:
  • Masker: Tutupi hidung, mulut, dan dagu. Tekan kawat pada batang hidung agar rapat. Ikat tali dengan kencang di belakang kepala.
  • Headcap: Pastikan seluruh rambut tertutup sempurna (tidak ada helai rambut yang keluar).
2. Teknik Mencuci Tangan Bedah (Surgical Scrub)
Berbeda dengan cuci tangan biasa, cuci tangan bedah melibatkan lengan hingga siku:
  1. Basahi tangan hingga siku di bawah air mengalir.
  2. Gunakan sabun antiseptik (Chlorhexidine atau Povidone-iodine).
  3. Gosok telapak, punggung tangan, sela jari, dan kuku menggunakan sikat steril/spons secara sistematis.
  4. Gosok lengan dengan gerakan memutar mulai dari pergelangan hingga siku.
  5. Bilas dengan posisi tangan lebih tinggi dari siku agar air mengalir dari ujung jari ke arah siku (area bersih ke area kurang bersih).
  6. Keringkan dengan handuk steril secara dab (ditepuk-tepuk), jangan digosok.
3. Memakai Gaun Bedah (Surgical Gown)
  • Ambil gaun pada bagian leher bagian dalam. Angkat setinggi dada dan biarkan terbuka sendiri (jangan dikibaskan).
  • Masukkan kedua lengan ke dalam lubang lengan gaun.
  • Minta bantuan perawat sirkuler (onloop) untuk mengikat tali gaun di bagian belakang. Ingat: tangan Kamu tidak boleh keluar dari manset sebelum memakai sarung tangan (teknik tertutup).
4. Memakai Handscoon (Teknik Tertutup)
  • Buka kemasan sarung tangan steril tanpa mengeluarkan tangan dari lengan gaun.
  • Letakkan sarung tangan pada telapak tangan gaun (posisi jari sarung tangan menghadap ke arah bahu Kamu).
  • Tarik pangkal sarung tangan menutupi manset gaun, lalu masukkan jari-jari tangan secara perlahan.
  • Pastikan sarung tangan menutupi manset gaun bedah dengan sempurna.

 

Kesimpulan
Tindakan skill lab asepsis membutuhkan latihan berulang agar gerakan Kamu menjadi refleks dan tidak mematahkan prinsip steril. Kesalahan kecil seperti menyentuh benda tidak steril setelah memakai sarung tangan berarti Kamu harus mengulang seluruh prosedur dari awal.
Butuh perlengkapan untuk latihan di rumah seperti gaun bedah, handscoon, atau masker standar OK? Kamu bisa pesan langsung di @MEDTOOLS.STORE agar persiapan ujianmu makin mantap! atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: dr. Stellon Salim

 

Daftar Pustaka
Bickley, L. S., Szilagyi, P. G., & Hoffman, R. M. (2021). Bates' Guide to Physical Examination and History Taking (13th ed.). Wolters Kluwer.
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2018). Sobotta Atlas of Human Anatomy (16th ed.). Elsevier.
Tim Skills Lab FK UNS. (2019). Manual Keterampilan Klinis: Alat Pelindung Diri (APD). Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.
World Health Organization. (2009). WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. WHO Press.
Yasavati, dkk. (2010). Panduan Keterampilan Klinik (Skills Lab). Jakarta: Biro Publikasi Fakultas Kedokteran UKRIDA.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!