Saat sedang latihan OSCE menggunakan manekin, kamu pasti menyadari bahwa beberapa bagian tubuh manusia sulit dilihat secara langsung karena letaknya yang di dalam rongga sempit. Di sinilah spekulum memegang peranan penting.
Dengan memahami jenis dan cara kerja spekulum, kamu tidak hanya akan lebih mahir saat ujian, tetapi juga bisa memberikan kenyamanan lebih bagi pasien saat praktik nanti. Yuk, kita bahas tiga jenis spekulum yang paling sering keluar di ujian OSCE!
Dalam materi Ginekologi, alat ini adalah "bintang utamanya". Dinamakan cocor bebek karena bentuknya yang mirip paruh bebek dengan dua bilah yang dapat dibuka-tutup.
Berpindah ke bidang Proktologi, ada spekulum rektal yang dirancang khusus untuk anatomi anus dan rektum.
Bagi kamu yang sedang belajar stase THT, spekulum nasal adalah alat wajib untuk pemeriksaan rinoskopi anterior.
Setiap rongga tubuh memiliki karakteristik yang berbeda, itulah sebabnya spekulum diciptakan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Menguasai cara memegang dan mengoperasikan spekulum secara lembut namun efektif adalah salah satu tanda profesionalisme seorang dokter. Teruslah berlatih menggunakan manekin agar gerakan tanganmu semakin luwes saat menghadapi pasien asli nanti!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim
Bickley, L. S. (2017). Bates' Guide to Physical Examination and History Taking. Lippincott Williams & Wilkins.
Hoffman, B. L., et al. (2020). Williams Gynecology. McGraw-Hill Education.
Soepardi, E. A., dkk. (2017). Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Kepala & Leher. FKUI