Halo!, para sejawat muda! Fakultas Kedokteran (FK) selalu menjadi salah satu fakultas paling favorit dengan persaingan yang luar biasa ketat. Bagi kamu yang baru saja diterima, Medi ucapkan selamat! Lulus ujian masuk adalah satu pencapaian besar, dan kini kamu resmi menapaki anak tangga pertama menuju gelar dokter sesungguhnya.
Namun, euforia kelulusan ini harus segera diimbangi dengan persiapan mental. Di masa preklinik (masa kuliah sebelum menjadi dokter muda/koas di rumah sakit), kamu akan dihadapkan pada materi ilmu kedokteran yang super duper padat.
Agar kamu tidak kaget, yuk intip 5 ilmu utama yang akan langsung kamu pelajari di bangku kuliah!
Mayoritas FK di Indonesia saat ini menggunakan sistem Blok Terintegrasi (berdasarkan sistem organ tubuh). Di dalam blok-blok tersebut, kamu akan mempelajari cabang-cabang ilmu berikut:
Ini adalah "makanan sehari-hari" mahasiswa kedokteran di semester-semester awal.
Menguasai dua ilmu dasar ini adalah kunci wajib agar kelak kamu bisa menentukan lokasi pasti dari sebuah penyakit.
Blok sistem organ ini biasanya mulai dipelajari secara mendalam di semester 2 atau 3. Sesuai namanya, kamu akan membedah anatomi jantung, cara kerja kelistrikan jantung (EKG), hingga patologi (penyakit) pembuluh darah.
Untuk mendukung pembelajaran pemeriksaan fisik kardiovaskuler di Skills Lab, kamu wajib memiliki senjata utama seorang dokter: Stetoskop. (Belum tahu cara memilih stetoskop yang tepat untuk Maba FK? Cek panduan lengkapnya di sini!)
Meskipun pembedahan mayor baru akan kamu lihat langsung saat stase koas di rumah sakit, di masa preklinik kamu sudah mulai dilatih keterampilan bedah minor!
Di mata kuliah Skills Lab, kamu akan belajar teknik aseptik (sterilitas), cara menyuntik anestesi lokal, hingga teknik menjahit luka (hecting) menggunakan suture pad (bantalan silikon). Alat tempur yang akan kamu kenal meliputi scalpel, surgical blade, needle holder, hingga tissue forceps.
Seorang dokter wajib andal layaknya detektif dalam mendiagnosis suatu penyakit. Ilmu Penyakit Dalam adalah fondasi utamanya. Kamu akan diajarkan cara menggali riwayat penyakit pasien secara sistematis (Anamnesis), mengenali berbagai tipe penyakit metabolik dan infeksi, membaca hasil laboratorium, hingga merumuskan langkah terapi yang presisi.
Untuk menyembuhkan penyakit, kamu harus tahu "peluru" apa yang digunakan. Farmakologi adalah ilmu yang mengupas tuntas tentang obat. Kamu akan belajar bagaimana obat diserap oleh tubuh (farmakokinetik), bagaimana obat memberikan efek penyembuhan (farmakodinamik), interaksi antar-obat, efek samping, hingga seni menulis resep obat yang benar dan legal.
Perjalanan di Fakultas Kedokteran memang panjang dan menuntut dedikasi tinggi. Lima poin di atas barulah kulit luar dari puluhan cabang ilmu lain (seperti Histologi, Mikrobiologi, Parasitologi, hingga Psikiatri) yang akan kamu temui.
Kunci utamanya adalah belajar secara konsisten dan menggunakan literatur yang tepat. Sebagai Maba, kamu sangat membutuhkan Atlas Anatomi (seperti Sobotta atau Netter) dan buku-buku ajar standar lainnya. (Untuk rekomendasi buku ajar wajib anak FK, kamu bisa cek artikel ini!)
Hubungi Whatsapp MEDTOOOLS di sini!
Penulis: dr. Stellon Salim
#duniakedokteran #prepareadoctor
FakultasKedokteran.id (2022). Apa yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran.
Deepublish Store. Jurusan Kedokteran.
BIC.id. Mata Kuliah yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran.