Halo, sejawat calon dokter! Memasuki blok keterampilan klinis dasar, kompetensi awal yang wajib kamu kuasai di luar kepala adalah pemeriksaan tanda-tanda vital atau TTV.
Pemeriksaan ini merupakan gerbang utama untuk mengetahui kondisi fisiologis dasar seorang pasien sebelum melangkah ke pemeriksaan fisik lanjutan.
Mengingat pentingnya tindakan ini, penguji pada ujian OSCE biasanya sangat teliti mengamati setiap detail langkah yang kamu lakukan.
Oleh karena itu, mari kita bedah kelengkapan urutan pemeriksaan dasar TTV agar kamu bisa berlatih dengan lebih terstruktur dan percaya diri.

Sebelum menyentuh pasien, pastikan semua instrumen yang dibutuhkan sudah tersedia dan berfungsi dengan baik di meja kerjamu. Kelengkapan alat sangat memengaruhi kelancaran tindakan dan penilaian dari instruktur klinis atau penguji di stase OSCE.
Alat dasar yang wajib dipersiapkan meliputi stetoskop, tensimeter, termometer, arloji dengan jarum detik, serta hand sanitizer atau akses ke wastafel.
Setelah alat siap, lakukan cuci tangan enam langkah menurut standar WHO untuk mencegah infeksi silang. Sapalah pasien dengan ramah, perkenalkan dirimu, dan lakukan informed consent dengan menjelaskan tujuan serta prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan.
Pastikan pasien berada dalam posisi yang nyaman dan rileks, serta minta izin setiap kali kamu akan membuka bagian pakaian yang menutupi area pemeriksaan.
Pemeriksaan suhu dan denyut nadi sering kali dilakukan secara bersamaan untuk mengefisienkan waktu pemeriksaan klinis.
Pemeriksaan suhu aksila adalah metode yang paling umum dilakukan pada pasien dewasa, sementara nadi diperiksa melalui palpasi arteri radialis.
Berikut adalah panduan langkah yang perlu kamu ingat dan praktikkan tanpa ragu:
Langkah krusial selanjutnya adalah menghitung laju pernapasan dan mengukur tekanan darah pasien. Kunci dari pemeriksaan laju napas adalah melakukannya tanpa disadari oleh pasien agar pola napasnya tidak berubah secara psikologis.
Setelah selesai, lanjutkan dengan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter dan stetoskop untuk mencari nilai sistolik dan diastolik yang akurat. Berikut adalah urutan tindakan yang wajib ada di checklist kepalamu:
Menguasai urutan pemeriksaan dasar TTV adalah fondasi mutlak yang akan terus kamu gunakan hingga menjadi dokter sungguhan kelak.
Lakukan latihan secara berulang bersama teman-teman kelompokmu agar urutan tindakan ini menjadi refleks otomatis dan gerakan tanganmu terlihat profesional.
Jangan lupa untuk selalu mendokumentasikan setiap hasil pengukuran secara teliti dan segera laporkan jika terdapat parameter yang di luar batas normal.
Untuk mendukung pemahamanmu seputar keterampilan klinis dasar, persiapan ujian OSCE, maupun kebutuhan evaluasi skill lab lainnya, kamu tidak perlu bingung.
Kamu bisa langsung bergabung dan menanyakan materi lebih lanjut melalui WhatsApp Medtools Academy di nomor berikut ini:
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS ACADEMY di sini!
Penulis: dr. Stellon Salim, MKK
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo. (2023). Checklist Penilaian Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV).
Diakses dari fik.umpo.ac.id.Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. (2020). Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital. Manuju: Jurnal Malahayati.
Diakses dari ejurnalmalahayati.ac.id.Akademi Keperawatan Adi Husada. Modul Keterampilan Pemeriksaan Fisik Dasar dan TTV.
Diakses dari adihusada.ac.id/perpustakaan.Scribd. (2019). Checklist Pemeriksaan TTV. Diakses dari id.scribd.com.Neliti. (2018).
Pemeriksaan Tanda-Tanda Vital. Diakses dari https://www.google.com/search?q=media.neliti.com.