Andika Chris Ardiansyah
18 March 2026
OSCE Preparation
5 Langkah Resusitasi Jantung Paru (RJP)
Kita nggak pernah tahu kapan dan di mana akan dihadapkan pada situasi gawat darurat di ruang publik, seperti melihat seseorang yang tiba-tiba kolaps karena henti jantung.
Nah, mengetahui cara melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) bisa menjadikanmu seorang penyelamat nyawa, lho! RJP adalah tindakan pertolongan pertama yang sangat krusial untuk mengembalikan aliran darah dan oksigen ke otak. Yuk, kita pelajari bersama 5 langkah RJP (berdasarkan pedoman Basic Life Support) yang bisa kamu terapkan saat menghadapi situasi darurat!
1. Pastikan Keamanan Lokasi (Danger)
Langkah paling pertama sebelum menyentuh korban adalah memastikan lokasi (3A: Aman Diri, Aman Lingkungan, Aman Pasien).
Amankan Diri Sendiri: Pastikan kamu memakai pelindung diri (jika ada, seperti sarung tangan atau masker) dan tidak berada di zona bahaya.
Amankan Lingkungan & Korban: Jika kejadian berada di tengah jalan raya atau area rawan runtuh, segera pindahkan korban ke tempat yang datar, keras, dan lebih aman untuk menghindari cedera lanjutan. Keamanan diri sendiri sangat penting agar kamu bisa menolong dengan efektif tanpa ikut menjadi korban.
2. Periksa Respons Korban (Response)
Setelah memastikan lokasi 100% aman, segera cek tingkat kesadaran korban.
Beri Stimulus: Panggil nama korban dengan suara lantang sambil menepuk kuat kedua bahunya (Contoh: "Pak! Pak! Bisa dengar saya?").
Minta Bantuan (Call for Help): Jika sama sekali tidak ada respons (tidak membuka mata, tidak bergerak, atau tidak bersuara), segera tunjuk satu orang spesifik di sekitarmu untuk menelepon layanan medis darurat (Ambulans 119) dan mencari alat AED (Automated External Defibrillator) terdekat.
3. Lakukan Kompresi Dada (Compression)
Jika korban tidak merespons dan tidak bernapas (atau napasnya tersengal-sengal/ gasping), segera lakukan pijat jantung atau kompresi dada.
Posisikan Pasien: Pastikan korban telentang di atas permukaan yang rata dan keras.
Posisi Tangan: Letakkan tumit salah satu telapak tanganmu di tengah dada korban (pertengahan tulang dada/ sternum), lalu tumpuk telapak tangan satunya di atas tangan pertama sambil mengunci jari-jari.
Teknik Menekan: Luruskan kedua siku dan condongkan bahu tepat di atas dada korban. Gunakan berat badan tubuhmu (bukan kekuatan lengan) untuk menekan dada.
Kedalaman dan Kecepatan: Tekan dada sedalam 5-6 cm dengan kecepatan konstan 100-120 kali per menit. Berikan kesempatan dada untuk mengembang sempurna (full chest recoil) di antara setiap tekanan.
Siklus: Lakukan 30 kali kompresi dada secara berkelanjutan tanpa henti.
4. Buka Jalan Napas (Airway)
Setelah menyelesaikan 30 kali kompresi dada yang berkualitas, segera buka jalan napas korban menggunakan teknik Head Tilt - Chin Lift.
Tengadahkan Kepala: Letakkan satu tanganmu di dahi korban, lalu dorong perlahan ke arah belakang.
Angkat Dagu: Gunakan jari-jari tangan satunya untuk mengangkat tulang dagu korban ke atas.
Fungsi Utama: Manuver ini sangat penting untuk mengangkat pangkal lidah agar tidak menyumbat tenggorokan, sehingga udara bisa masuk dengan lancar.
5. Berikan Napas Buatan (Breathing)
Jika kamu merasa aman dan memiliki pocket mask (masker RJP), berikan napas buatan (rescue breathing).
Tutup Hidung: Cubit hidung korban menggunakan jari-jari tangan yang menempel di dahinya.
Tiupkan Udara: Ambil napas normal, lalu tutup seluruh mulut korban dengan mulutmu (pastikan kedap udara/tidak bocor).
Perhatikan Dada: Tiupkan udara ke dalam mulut korban selama kurang lebih 1 detik sambil memperhatikan apakah dadanya mengembang.
Siklus Lanjutan: Berikan maksimal 2 kali tiupan napas buatan, lalu segera kembali lakukan 30 kompresi dada. Terus ulangi siklus (30 Kompresi : 2 Napas Buatan) ini tanpa henti hingga bantuan medis tiba, AED siap digunakan, atau korban mulai bernapas dan bergerak.
Kesimpulan
Mengetahui dan memahami langkah-langkah RJP sangat penting bagi kita semua, baik kamu yang merupakan mahasiswa kedokteran, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum (awam). Dengan berbekal pengetahuan ini, kamu bisa memberikan pertolongan pertama yang sangat efektif dan memperbesar peluang hidup korban.
Butuh alat-alat kesehatan dan first aid kit untuk keperluan pribadi, klinik, atau institusi? Hubungi Medtools.id melalui WhatsApp Tim kami siap membantu memenuhi kebutuhan alat kesehatanmu dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau!
Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah kepercayaan diri kamu dalam menghadapi situasi darurat. Tetap waspada dan siap siaga ya!