Koas adalah singkatan dari koasistensi atau co-assistanship. Ini merupakan tahap lanjutan dari pendidikan kedokteran (setelah lulus S.Ked) di mana mahasiswa akan terjun langsung ke dunia praktik di rumah sakit. Masa koas ini sering disebut juga sebagai tahap klinik karena kamu akan berinteraksi langsung dengan pasien, dokter spesialis, dan tenaga medis lainnya.
Tujuan utama dari masa koas adalah untuk membekali mahasiswa kedokteran dengan keterampilan klinis nyata yang mutlak diperlukan untuk menjadi seorang dokter. Selama masa koas, kamu akan:
Saat menjalani koas, kamu pasti sudah tahu kalau stetoskop, tensimeter, atau penlight adalah alat medis yang wajib dibawa. Namun, pada artikel ini Medi akan membahas "senjata tempur" non-alkes yang tidak kalah penting saat kamu bertugas di rumah sakit!
Kalau kamu sedang mencari scrub berkualitas untuk persiapan koas, kamu bisa banget cek koleksi baju jaga dari merk SCRB.
Scrub dari SCRB memiliki banyak pilihan model kekinian dengan bahan yang super adem, menyerap keringat, dan pastinya fungsional! Baju jaga ini dirancang dengan banyak fitur kantong tersembunyi yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan buku catatan saku, pulpen, hingga handphone dengan aman selama bertugas.
Kalau kamu ingin tahu lebih lanjut koleksinya, bisa langsung cek website resmi SCRB di sini:
Untuk order dan dapatkan penawaran menarik, kamu juga bisa langsung Kontak Medi di sini!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: dr. Stellon Salim
#duniakedokteran #prepareadoctor
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2019). Buku Panduan Kepaniteraan Klinik Mahasiswa Kedokteran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Thomas, J., & Monaghan, T. (2014). Oxford Handbook of Clinical Examination and Practical Skills (2nd ed.). Oxford University Press.
Kolegium Dokter Primer Indonesia. (2012). Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Konsil Kedokteran Indonesia