Tips n Trick Maba FK

: Kamus Bedah Dasar: Memahami Makna Akhiran Istilah Operasi yang Wajib Kamu Tahu

: Kamus Bedah Dasar: Memahami Makna Akhiran Istilah Operasi yang Wajib Kamu Tahu

Saat menjadi mahasiswa kedokteran, salah satu keterampilan yang sangat menantang adalah Hecting atau penjahitan luka. Metode ini bertujuan untuk mendekatkan tepi luka guna mempercepat proses re-epitelisasi dan penyembuhan.

Namun, sebelum kamu mahir memegang needle holder, kamu harus paham dulu "bahasa" yang digunakan oleh para dokter bedah. Seringkali istilah operasi terdengar mirip, padahal tindakannya berbeda jauh. Memahami akhiran (suffix) medis akan membantumu mengetahui apa yang sebenarnya dilakukan pada organ pasien.

Yuk, kita bedah istilah-istilah medis tersebut satu per satu!

 

1. -Tomi (Incision)

Akhiran -tomi berarti memotong atau menyayat jaringan, tetapi tidak melakukan pengangkatan organ. Tindakan ini biasanya dilakukan untuk membuka jalan akses ke bagian dalam tubuh.

  • Contoh: Laparotomi (menyayat dinding perut untuk melihat organ dalam) atau Kraniotomi (membuka tulang tengkorak).

2. -Ektomi (Excision/Removal)

Akhiran -ektomi berarti membuang atau mengangkat seluruh atau sebagian organ melalui pembedahan. Ini adalah salah satu prosedur yang paling sering dilakukan.

  • Contoh: Apendektomi (pengangkatan usus buntu), Mastektomi (pengangkatan payudara), atau Splenektomi (pengangkatan limpa).

3. -Stomi (Creating an Opening)

Berasal dari bahasa Yunani yang berarti "mulut" atau "pembukaan". Akhiran -stomi berarti membuat lubang buatan permanen atau sementara untuk menghubungkan organ dalam dengan lingkungan luar atau organ lainnya.

  • Contoh: Trakeostomi (membuat lubang pada trakea untuk jalan napas) atau Kolostomi (membuat lubang pada usus besar ke dinding perut untuk pembuangan feses).

4. -Plasti (Surgical Repair)

Akhiran -plasti merujuk pada tindakan memperbaiki fungsi atau bentuk jaringan yang rusak, cacat, atau tidak normal. Tindakan ini bisa berupa rekonstruksi atau kosmetik.

  • Contoh: Rinoplasti (memperbaiki bentuk hidung) atau Septoplasti (memperbaiki sekat hidung yang bengkok).

5. -Peksi (Fixation)

Ini adalah istilah yang sering disalahartikan. -Peksi berarti melakukan fiksasi atau menambatkan organ yang berpindah/kendur ke posisi anatomi yang seharusnya menggunakan jahitan.

  • Contoh: Orkidopeksi (menambatkan testis yang tidak turun ke dalam skrotum) atau Gastropeksi (menambatkan lambung agar tidak berputar).

 

Kesimpulan

Memahami akhiran istilah bedah adalah langkah awal yang krusial bagi mahasiswa kedokteran sebelum terjun ke stase bedah. Dengan mengetahui perbedaan antara menyayat (-tomi), mengangkat (-ektomi), hingga memfiksasi (-peksi), kamu bisa memahami rencana operasi pasien dengan lebih akurat. Jangan lupa, selain memahami istilah, kamu juga harus rajin berlatih teknik hecting agar keterampilan motorikmu sejalan dengan pemahaman teorimu. Semangat latihan, calon dokter spesialis bedah!

Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: Tim Medtools.id

Daftar Pustaka:

Dorland, W. A. N. (2011). Kamus Saku Kedokteran Dorland. Elsevier Health Sciences.

Chabner, D. E. (2016). The Language of Medicine. Elsevier Health Sciences.

Townsend, C. M., Beauchamp, R. D., Evers, B. M., & Mattox, K. L. (2016). Sabiston Textbook of Surgery. Elsevier.

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!