Sebagai mahasiswa kedokteran, kamu pasti paham betul seberapa padatnya kegiatan selama menjalani masa-masa preklinik. Mulai dari belajar sistem blok yang kompleks, hafalan anatomi dan fisiologi yang seakan tidak ada habisnya, hingga digempur oleh berbagai ujian beruntun (OSCE, SOCA, CBT). Pastinya, kamu ingin semua materi, tugas, dan ujian ini bisa terlewati dengan lancar.
Agar persiapan ujian dan tugas kuliah berjalan optimal, kamu butuh "asisten". Tapi, kita tidak bisa selamanya mengandalkan teman sejawat, karena mereka pun merasakan beban yang sama. Untungnya, di era industri 4.0 ini, perkembangan teknologi menghadirkan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang siap membantu meringankan beban akademismu!
AI (Artificial Intelligence) adalah cabang ilmu komputer yang dirancang agar mesin atau program dapat berpikir, menganalisis, dan belajar layaknya kecerdasan manusia. Saat ini, AI telah berkembang pesat dan banyak diimplementasikan di bidang pendidikan kesehatan. AI dapat membantumu belajar lebih efektif, merangkum materi lebih cepat, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia klinis.
Berikut adalah daftar 10 tools pintar yang wajib kamu manfaatkan selama kuliah kedokteran:
1. Quizlet
Aplikasi pembelajaran interaktif yang membantu mahasiswa FK menghafal istilah medis dengan cara yang menyenangkan (gamified learning).
2. Anki
Ini adalah holy grail-nya mahasiswa kedokteran sedunia! Anki adalah aplikasi flashcard super canggih yang menggunakan algoritma kecerdasan buatan.
3. Memrise
Aplikasi berbasis permainan yang sangat berguna jika kamu perlu memperdalam bahasa asing medis atau terminologi spesifik.
4. Medscape
Meski lebih ke arah database, algoritma pencarian Medscape sangat pintar. Ini adalah portal wajib untuk mencari referensi obat, dosis, artikel klinis, dan berita medis terbaru.
5. Google Scholar
Mesin pencari dari Google yang dirancang khusus dengan algoritma pintar untuk menyaring dan mencari literatur ilmiah, jurnal, dan publikasi penelitian medis.
6. EndNote
Aplikasi manajemen referensi otomatis. Sangat menyelamatkan hidupmu saat menyusun daftar pustaka untuk skripsi atau laporan kasus (case report).
7. Grammarly
Asisten AI untuk urusan menulis (proofreading). Sangat membantu jika kamu harus menulis esai, jurnal, atau abstrak penelitian dalam bahasa Inggris.
8. Turnitin
Musuh para copy-paste, tapi sangat penting! Algoritma Turnitin membandingkan tulisanmu dengan database global untuk mengecek tingkat kesamaan teks.
9. Consensus (Tambahan Ekstra!)
Search engine berbasis AI yang dirancang khusus untuk riset ilmiah. Cukup ketikkan pertanyaan medis (misal: "Apakah suplemen zinc mempercepat penyembuhan flu?"), dan AI ini akan menyimpulkan jawabannya langsung dari ratusan jurnal yang kredibel.
10. Gemini / ChatGPT (Tambahan Ekstra!)
Asisten AI generatif yang bisa kamu ajak ngobrol. Sangat berguna untuk meminta penjelasan sederhana tentang patofisiologi suatu penyakit, merangkum teks yang panjang, atau mencari ide judul penelitian.
Itu dia beberapa jenis tools dan AI yang bisa kamu pakai untuk memangkas waktu nugas selama preklinik. Kamu bisa pelajari langsung dan gunakan sesuai kebutuhan!
Jika suka dengan konten edukatif seperti ini, jangan lupa share ke teman sejawatmu biar bisa lulus bareng! Check This For More di @MEDTOOLS.CARE #prepareadoctor. atau Hubungi whatsapp MEDTOOLS di sini!
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
Penulis: Andika Chris Ardiansyah
Peninjau: dr. Stellon Salim
Jatim Times. (2023). Rekomendasi 11 Tools AI Terbaik untuk Mahasiswa Tahun 2023, Berguna untuk Menyelesaikan Tugas Kuliah. Diakses dari https://www.jatitimes.com/pendidikan/552974859/rekomendasi-11-tools-ai-terbaik-untuk-mahasiswa-tahun-2023-berguna-untuk-menyelesaikan-tugas-kuliah
Universitas STEKOM. (2023). 11 Tools AI Terbaik untuk Mahasiswa 2023. Diakses dari https://stekom.ac.id/artikel/11-tools-ai-terbaik-untuk-mahasiswa-2023