Kesehatan Keluarga

5 Tips Aman Mengontrol Gula Darah Saat Puasa bagi Penderita Diabetes

5 Tips Aman Mengontrol Gula Darah Saat Puasa bagi Penderita Diabetes

Mengontrol gula darah saat berpuasa di bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi pasien diabetes. Mengapa demikian? Menurut penelitian (salah satunya dipublikasikan dalam jurnal UNEJ dan studi EPIDIAR), risiko kejadian hipoglikemia (gula darah drop) pada penderita Diabetes Mellitus (DM) tipe-2 yang menjalani puasa Ramadan bisa meningkat hingga 7,5 kali lipat dibanding yang tidak berpuasa!

Lonjakan atau penurunan drastis gula darah ini bisa terjadi karena adanya perubahan drastis pada siklus sirkadian tubuh, seperti jumlah kalori yang dikonsumsi, jadwal makan yang berubah, rentang waktu menahan lapar yang terlalu lama, kurangnya asupan cairan, hingga dosis minum obat yang tidak disesuaikan.

Maka dari itu, jika kamu memiliki orang tua, saudara, atau kerabat yang mengidap diabetes, kamu wajib tahu cara mengontrol gula darah mereka saat berpuasa. Berikut adalah langkah-langkah aman yang bisa dilakukan:

 

1. Cek Kondisi Kesehatan dan Konsultasi ke Dokter

Langkah paling krusial sebelum memutuskan berpuasa adalah berkonsultasi dengan dokter setidaknya 1-2 bulan sebelum Ramadan. Tujuannya adalah untuk melakukan asesmen medis (penilaian risiko) apakah kondisi tubuh pasien memungkinkan dan aman untuk berpuasa atau justru masuk dalam kategori risiko sangat tinggi yang dilarang berpuasa secara medis.

2. Atur Pola Makan (Sahur dan Berbuka)

Hiperglikemia (gula darah melonjak tajam) sering terjadi saat berbuka puasa karena pasien kalap mengonsumsi makanan manis berlebih (balas dendam kalori). Berikut tips mengatur pola makan:

  • Berbuka: Awali berbuka puasa dengan minum air putih untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Konsumsi kurma secukupnya (1-3 butir) atau karbohidrat kompleks. Jangan langsung makan berat dalam porsi besar; makanlah secara perlahan untuk mencegah lonjakan kadar gula darah seketika.
  • Sahur: Akhirkan waktu sahur (sedekat mungkin dengan waktu imsak). Perbanyak konsumsi serat (sayur dan buah) serta protein agar rasa kenyang bertahan lebih lama dan pelepasan glukosa ke dalam darah berjalan lambat.

 

3. Cek Berkala Kadar Gula Darah

Pantau gula darah secara mandiri dan berkala untuk menghindari hiperglikemia maupun hipoglikemia. Jika di tengah puasa pasien mengalami gejala hipoglikemia (keringat dingin, gemetar, pusing, pandangan kabur) dan hasil cek di bawah 70 mg/dL, puasa harus segera dibatalkan agar terhindar dari kondisi fatal.

Pengecekan rutin harian ini dapat dilakukan di rumah menggunakan Glucometer. Sementara itu, untuk evaluasi kontrol gula darah jangka panjang, kamu bisa menjadwalkan tes HbA1c ke laboratorium/dokter setiap 3 bulan sekali (ingat, bukan 2-3 minggu sekali, karena tes HbA1c mengukur rata-rata gula darah dalam siklus hidup sel darah merah selama 3 bulan!).

 

4. Perhatikan Penyesuaian Waktu Minum Obat

Waktu minum obat dan suntik insulin saat puasa wajib diubah agar kadar gula darah tetap stabil.

  • Jika obat antidiabetes diresepkan 1 kali sehari, biasanya dokter akan menyarankan diminum saat berbuka puasa.
  • Jika diresepkan 2 kali sehari, dosis terbesar biasanya digeser ke waktu berbuka puasa, sedangkan dosis saat sahur akan dikurangi separuhnya (tergantung jenis obatnya) guna mencegah hipoglikemia di siang hari.
  • Catatan: Jangan pernah merubah dosis obat sendiri tanpa persetujuan dokter!

 

5. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Walaupun sedang berpuasa, penderita DM tetap disarankan untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan. Namun, hindari olahraga berat di siang hari bolong. Waktu terbaik untuk berolahraga ringan adalah 1-2 jam setelah berbuka puasa, atau bisa juga dihitung saat melaksanakan ibadah salat Tarawih yang melibatkan banyak gerakan fisik.

 

Kesimpulan

Itu dia cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan penderita DM saat berpuasa. Pastikan untuk selalu sedia alat cek gula darah (Glucometer) di rumah agar pemantauan bisa dilakukan kapan saja.

Untuk alat glucometer yang akurat dan berstandar medis, kamu bisa menggunakan merek unggulan seperti EasyTouch GCU ataupun Gluco Dr. Dapatkan Easy Touch GCU di @MEDTOOLS.ID! atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah

#DuniaKedokteran #PrepareADoctor

 

Daftar Pustaka

Alodokter. (n.d.). Tips Mengontrol Gula Darah Saat Puasa Bagi Penderita Diabetes. Diakses dari https://www.alodokter.com/tips-mengontrol-gula-darah-saat-puasa-bagi-penderita-diabetes

Halodoc. (n.d.). Cara Menjaga Gula Darah Saat Puasa. Diakses dari https://www.halodoc.com/artikel/cara-menjaga-gula-darah-saat-puasa

Kementerian Kesehatan RI. (n.d.). Bagaimana penyandang DM pada waktu puasa?. P2PTM Kemkes. Diakses dari https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus/bagaimana-penyandang-dm-pada-waktu-puasa

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!