Injeksi adalah metode pemberian obat dengan cara menyuntikkannya langsung ke dalam jaringan tubuh menggunakan jarum suntik. Metode ini dipilih karena memungkinkan obat bekerja lebih cepat dibandingkan rute oral.
Sebagai mahasiswa kedokteran, Kamu wajib menguasai empat jenis injeksi utama yang sering dipelajari dalam skill lab dan digunakan dalam praktik klinis: Intradermal (ID), Subkutan (SC), Intramuskular (IM), dan Intravena (IV). Yuk, simak detailnya!
Injeksi ini dilakukan ke dalam lapisan dermis, tepat di bawah epidermis kulit.
Injeksi ini menyasar jaringan lemak (adipose) tepat di bawah dermis.
Injeksi ini dilakukan langsung ke dalam jaringan otot yang kaya akan pembuluh darah.
Injeksi ini memberikan obat langsung ke dalam pembuluh darah vena untuk efek sistemik yang instan.
Memahami jenis injeksi, lokasi, serta sudut penyuntikan adalah kompetensi dasar yang sangat krusial bagi Kamu. Ketepatan teknik tidak hanya menjamin efektivitas obat, tetapi juga meminimalisir rasa nyeri dan risiko komplikasi pada pasien.
Untuk mendukung latihan teknik injeksi agar lebih mahir, Kamu bisa menggunakan Paket Injeksi Teman yang sudah lengkap dengan segala kebutuhan latihan. Hubungi WhatsApp Medi di sini atau kunjungi medtools.id untuk mendapatkan produk berkualitas penunjang pembelajaran Kamu!
Hubungi Whatsapp EMDTOOLS di sini
Penulis: dr. Stellon Salim
Bickley, L. S., Szilagyi, P. G., & Hoffman, R. M. (2021). Bates' Guide to Physical Examination and History Taking (13th ed.). Wolters Kluwer.
Hall, J. E., & Hall, M. E. (2020). Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology (14th ed.). Elsevier.
Katzung, B. G., & Trevor, A. J. (2020). Basic & Clinical Pharmacology (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Paulsen, F., & Waschke, J. (2018). Sobotta Atlas of Human Anatomy (16th ed.). Elsevier.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2020). Fundamentals of Nursing (10th ed.). Elsevier.