Penggunaan underpad medis yang tepat merupakan faktor penting untuk menjaga kebersihan, kenyamanan pasien, serta mencegah kebocoran cairan selama perawatan. Kesalahan dalam pemasangan atau pemilihan underpad dapat menyebabkan kebocoran yang berdampak pada kontaminasi lingkungan dan peningkatan beban kerja tenaga medis.
Dalam operasional klinik, penggunaan underpad tidak hanya sekadar sebagai alas, tetapi juga bagian dari sistem pencegahan infeksi dan efisiensi pelayanan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara penggunaan yang benar menjadi penting, terutama bagi tenaga medis dan tim procurement yang menentukan standar produk.
Poin penting penggunaan underpad medis:
Penggunaan underpad medis harus mengikuti prinsip kebersihan, posisi yang tepat, dan kapasitas daya serap yang sesuai. Underpad harus dipasang pada area yang berisiko terkena cairan agar dapat berfungsi secara optimal.
Permukaan underpad harus berada dalam posisi rata tanpa lipatan untuk mencegah kebocoran di sisi tertentu. Selain itu, lapisan anti bocor harus berada di bagian bawah agar cairan tidak menembus ke permukaan lain.
Pemasangan underpad harus dilakukan dengan memperhatikan posisi, arah lapisan, dan stabilitas alas. Kesalahan pemasangan sering menjadi penyebab utama kebocoran.
Langkah penggunaan yang benar:
1. Pastikan permukaan tempat tidur atau meja dalam kondisi bersih
2. Buka underpad dan identifikasi sisi atas (penyerap) dan bawah (anti bocor)
3. Letakkan underpad pada area yang membutuhkan perlindungan
4. Ratakan permukaan agar tidak ada lipatan
5. Pastikan posisi tidak bergeser saat digunakan
Underpad dapat mengalami kebocoran jika digunakan tidak sesuai dengan kapasitas atau pemasangan yang tidak tepat. Faktor ini sering terjadi dalam penggunaan sehari-hari di klinik maupun perawatan rumah.
Penyebab umum kebocoran:
Pencegahan kebocoran dapat dilakukan dengan kombinasi pemilihan produk yang tepat dan teknik penggunaan yang benar. Underpad dengan kualitas baik akan memberikan perlindungan maksimal jika digunakan sesuai prosedur.
Langkah pencegahan yang efektif:

Penggunaan underpad yang tidak tepat dapat menyebabkan kebocoran yang berdampak pada kebersihan lingkungan dan kenyamanan pasien. Cairan yang bocor dapat meningkatkan risiko infeksi dan memperpanjang waktu pembersihan.
Selain itu, penggunaan yang tidak optimal juga meningkatkan konsumsi underpad karena harus diganti lebih sering. Hal ini berdampak langsung pada biaya operasional klinik.
Tim procurement memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan underpad dengan kualitas yang sesuai kebutuhan klinik. Pemilihan produk dengan daya serap tinggi dapat mengurangi risiko kebocoran dan meningkatkan efisiensi penggunaan.
Selain itu, procurement juga perlu mempertimbangkan ukuran, spesifikasi material, dan konsistensi supply dari vendor. Evaluasi berkala terhadap performa produk dapat membantu meningkatkan kualitas layanan.
Penggunaan underpad medis yang benar merupakan kombinasi antara teknik pemasangan yang tepat dan pemilihan produk yang sesuai. Dengan penggunaan yang optimal, underpad dapat mencegah kebocoran, menjaga kebersihan, dan meningkatkan efisiensi operasional klinik.
Dalam praktik layanan kesehatan, standar penggunaan underpad menjadi bagian penting dari upaya menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.
Untuk kebutuhan pengadaan underpad medis dan alat kesehatan lainnya, konsultasi dapat dilakukan melalui WhatsApp berikut:
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
1. World Health Organization. Guidelines on core components of infection prevention and control programmes. Geneva: WHO; 2016.
2. Centers for Disease Control and Prevention. Guideline for isolation precautions: preventing transmission of infectious agents. Atlanta: CDC; 2019.
3. Halodoc. Panduan lengkap penggunaan underpad di rumah. Jakarta: Halodoc; 2023.