Underpad medis berbahan non woven seperti produk dari brand Onemed dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus kenyamanan bagi pasien, termasuk yang memiliki kulit sensitif. Material yang digunakan umumnya memiliki karakteristik lembut, tidak kasar, dan mampu menyerap cairan dengan cepat sehingga mengurangi kontak langsung cairan dengan kulit.
Keamanan underpad terhadap kulit sensitif sangat bergantung pada kualitas bahan, daya serap, serta frekuensi penggantian. Dalam praktik klinis, penggunaan underpad yang tepat dapat membantu mencegah iritasi, dermatitis, hingga luka tekan akibat kelembapan berlebih.
Poin utama keamanan underpad untuk kulit sensitif:
Underpad Onemed merupakan alas medis sekali pakai yang digunakan untuk menyerap cairan tubuh seperti urin atau cairan medis lainnya. Produk ini banyak digunakan di klinik, rumah sakit, serta perawatan pasien di rumah.
Material utama underpad biasanya terdiri dari lapisan non woven di bagian atas, lapisan penyerap di tengah, dan lapisan anti bocor di bagian bawah. Kombinasi ini memungkinkan cairan terserap dengan cepat tanpa kembali ke permukaan.
Karakteristik bahan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan kulit pasien, terutama bagi individu dengan kulit sensitif atau rentan iritasi.
Underpad dengan bahan non woven memiliki permukaan yang lebih halus dibandingkan bahan konvensional. Struktur seratnya dirancang untuk meminimalkan gesekan dengan kulit sehingga mengurangi risiko iritasi.
Selain itu, daya serap tinggi membantu menjaga kulit tetap kering. Kulit yang terlalu lama terpapar kelembapan dapat mengalami maceration, yaitu kondisi pelunakan kulit yang meningkatkan risiko luka dan infeksi.
Risiko iritasi tidak hanya dipengaruhi oleh produk, tetapi juga oleh cara penggunaan dan kondisi pasien. Beberapa faktor utama perlu diperhatikan dalam penggunaan underpad.
Faktor yang memengaruhi iritasi kulit:
Penggunaan underpad harus mengikuti prinsip menjaga kulit tetap kering dan bersih. Underpad perlu diganti segera setelah basah untuk menghindari paparan cairan yang berkepanjangan.
Selain itu, tenaga medis disarankan untuk melakukan inspeksi kulit secara rutin, terutama pada pasien bedrest atau lansia. Hal ini penting untuk mendeteksi tanda awal iritasi atau luka tekan.
Penggunaan produk tambahan seperti barrier cream juga dapat membantu melindungi kulit sensitif dari kelembapan berlebih.

Underpad berperan penting dalam menjaga kulit tetap kering, yang merupakan faktor utama dalam pencegahan luka tekan. Luka tekan sering terjadi akibat kombinasi tekanan, gesekan, dan kelembapan berlebih pada kulit.
Dengan menjaga permukaan tetap kering, underpad membantu mengurangi risiko kerusakan jaringan kulit. Hal ini sangat penting pada pasien dengan mobilitas terbatas.
Underpad Onemed dapat digunakan dengan aman pada kulit sensitif selama memenuhi standar kualitas dan digunakan sesuai prosedur. Material non woven yang lembut serta daya serap tinggi menjadi faktor utama dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit pasien.
Namun, keamanan penggunaan tetap bergantung pada praktik penggunaan yang benar, termasuk penggantian rutin dan pemantauan kondisi kulit. Oleh karena itu, pemilihan produk dan manajemen penggunaannya harus menjadi perhatian dalam pengadaan alat kesehatan.
Untuk kebutuhan pengadaan underpad berkualitas untuk institusi kesehatan, konsultasi dapat dilakukan melalui WhatsApp berikut:
Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!
1. Beeckman D, Van Lancker A, Van Hecke A, Verhaeghe S. A systematic review and meta-analysis of incontinence-associated dermatitis, its prevalence, and severity. Int J Nurs Stud. 2014.
2. National Pressure Injury Advisory Panel. Prevention and treatment of pressure ulcers/injuries clinical practice guideline. 2019.
3. Voegeli D. Moisture-associated skin damage: aetiology, prevention and treatment. Br J Nurs. 2016.