Basic Science

9 Titik Nadi (Anatomi Arteri) yang Wajib Dihafal Mahasiswa Kedokteran!

9 Titik Nadi (Anatomi Arteri) yang Wajib Dihafal Mahasiswa Kedokteran!

Siapa di sini yang masih berstatus mahasiswa baru atau sedang duduk di semester 2 Fakultas Kedokteran? Pasti sekarang kamu lagi pusing-pusingnya dihadapkan dengan atlas anatomi yang tebal.

Di antara banyaknya materi sistem tubuh, salah satu sub-bab yang paling krusial untuk dikuasai adalah Anatomi Arteri (pembuluh darah), khususnya letak titik-titik nadi. Menghafal lokasi titik nadi ini bukan sekadar untuk ujian, tapi akan sangat membantumu saat melakukan pemeriksaan klinis dasar nanti, seperti mengukur denyut nadi, mengecek tekanan darah, hingga mengevaluasi sirkulasi aliran darah pasien.

Agar lebih mudah dihafal, Medi sudah merangkum 9 titik nadi utama yang wajib mahasiswa kedokteran ketahui. Letโ€™s go!

 

Area Kepala & Leher (Head & Neck)

1. Temporal Artery (Arteri Temporalis)

Arteri temporal adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah ke kulit kepala, wajah, dan mata.

  • Cara raba: Denyutnya dapat diraba dengan lembut di area pelipis kepala, tepat di sisi depan atas telinga.

2. Facial Artery (Arteri Fasialis)

Arteri ini menyuplai darah ke area kulit wajah, mulut, dan hidung.

  • Cara raba: Denyut arteri fasialis dapat diraba di sepanjang garis rahang bawah (mandibula), tepat di bawah tulang pipi atau sejajar dengan sudut bibir.

3. Carotid Artery (Arteri Karotis)

Arteri karotis terletak di leher dan terdiri dari dua cabang utama: karotis eksternal (menyuplai darah ke wajah) dan karotis internal (menyuplai darah ke otak).

  • Cara raba: Raba dengan lembut di sisi leher, tepat di celah bawah rahang di samping saluran napas (trakea).

Catatan Klinis: Jangan pernah menekan kedua sisi arteri karotis secara bersamaan karena dapat menghambat aliran darah ke otak dan membuat pasien kehilangan kesadaran!

Area Ekstremitas Atas (Upper Limb)

4. Brachial Artery (Arteri Brakialis)

Arteri utama yang mengalirkan darah ke seluruh lengan.

  • Cara raba: Denyutnya dapat diraba di lengan atas bagian dalam, atau di lipatan siku (fossa kubiti). Titik ini sangat penting karena menjadi tempat utama meletakkan stetoskop saat mengukur tekanan darah.

5. Radial Artery (Arteri Radialis)

Arteri yang mengalirkan darah ke tangan.

  • Cara raba: Terletak di pergelangan tangan sisi luar, tepat sejajar dengan pangkal ibu jari. Ini adalah titik paling umum yang digunakan dokter untuk menghitung denyut nadi pasien secara manual.

Area Ekstremitas Bawah (Lower Limb)

6. Femoral Artery (Arteri Femoralis)

Arteri besar yang mengalirkan darah ke area tungkai dan kaki bagian bawah.

  • Cara raba: Denyut arteri femoralis teraba sangat kuat di area pangkal paha, tepat di lipatan antara perut bawah dan tungkai (inguinal).

7. Popliteal Artery (Arteri Poplitea)

Arteri yang menyuplai darah ke area sekitar lutut dan betis.

  • Cara raba: Denyutnya dapat diraba di lekukan belakang lutut (fossa poplitea), tepat di belakang tempurung lutut. Terkadang butuh sedikit penekanan ekstra untuk merasakannya.

8. Posterior Tibial Artery (Arteri Tibialis Posterior)

Arteri ini mengalirkan darah ke telapak dan kaki bagian bawah.

  • Cara raba: Denyutnya bisa diraba dengan lembut di area betis bagian bawah, tepat di belakang tonjolan tulang mata kaki bagian dalam (maleolus medialis).

9. Dorsalis Pedis Artery (Arteri Dorsalis Pedis)

Arteri yang menyuplai aliran darah ke bagian punggung kaki.

  • Cara raba: Denyut arteri dorsalis pedis dapat diraba di punggung kaki bagian atas, tepat di celah antara tulang ibu jari dan jari telunjuk kaki. Titik ini sangat penting dievaluasi pada pasien diabetes atau gangguan vaskuler.

 

Kesimpulan!

Itu dia 9 titik nadi (Anatomi Arteri) penting yang wajib kamu pelajari dan pahami di luar kepala. Memahami letak anatomis titik-titik tersebut akan sangat mempermudah langkahmu dalam mempelajari materi Clinical Skills Lab (CSL) ke depannya, terutama untuk mendiagnosis pasien.

Jika kamu suka dengan konten-konten edukasi preklinik seperti ini, jangan lupa share artikel ini ke teman sejawatmu ya! Check this for more at @MEDTOOLS.CARE! atau Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

Hubungi Whatsapp MEDTOOLS di sini!

 

Penulis: Andika Chris Ardiansyah

Peninjau: dr. Stellon Salim

 

Daftar Pustaka

Bickley, L. S., Szilagyi, P. G., & Hoffman, R. M. (2021). Bates' Guide to Physical Examination and History Taking (13th ed.). Wolters Kluwer.

Moore, K. L., Dalley, A. F., & Agur, A. M. R. (2018). Clinically Oriented Anatomy (8th ed.). Wolters Kluwer.

Netter, F. H. (2019). Atlas of Human Anatomy (7th ed.). Elsevier.

Tortora, G. J., & Derrickson, B. (2017). Principles of Anatomy and Physiology (15th ed.). John Wiley & Sons

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!