Sebagai mahasiswa kedokteran, tensimeter aneroid (jarum) adalah "senjata" tempur yang wajib dibawa kemana-mana, mulai dari latihan skill lab, ujian OSCE, hingga dinas di rumah sakit saat koas nanti. Namun, pernah tidak sih Bro Sis mengalami momen panik saat mau cek tekanan darah pasien, ternyata jarum tensimeter tidak menunjuk tepat di angka 0 saat manset kempis?
Kondisi ini disebut dengan zero error. Jika dibiarkan, hasil pengukuran Bro Sis bisa menjadi bias (false high atau false low), yang berujung pada kesalahan diagnosis hipertensi atau hipotensi. Tenang saja, masalah ini sangat umum terjadi dan seringkali bisa diatasi sendiri tanpa harus membeli alat baru.
Berikut adalah panduan lengkap penyebab dan cara melakukan kalibrasi sederhana pada tensimeter aneroid Bro Sis.
Penyebab Jarum Tensimeter Bergeser
Tensimeter aneroid bekerja menggunakan sistem pegas dan bellows logam yang sensitif terhadap perubahan tekanan. Ada beberapa faktor yang membuat akurasinya berkurang:
Menurut pedoman dari American Heart Association, akurasi alat pengukur tekanan darah sangat krusial. Toleransi kesalahan yang masih bisa diterima biasanya adalah plus minus 3mmHg
.Jika jarum awal sudah menyimpang (misalnya di angka +5 mmHg), maka hasil akhir sistole dan diastole Bro Sis juga akan meleset sebesar 5 mmHg. Dalam konteks klinis, selisih 5 mmHg bisa mengubah status pasien dari "Normal Tinggi" menjadi "Hipertensi Derajat 1", yang tentunya memengaruhi keputusan pemberian obat.
Jika penyimpangan jarum masih ringan (kurang dari 10 mmHg), Bro Sis bisa mencoba memperbaikinya sendiri menggunakan alat bawaan.
1. Siapkan Kunci "Y" atau Kunci Pas Mini Biasanya, saat membeli tensimeter aneroid baru, Bro Sis akan mendapatkan kunci kecil berbentuk seperti huruf "U" atau kunci pas mini di dalam kotaknya. Jangan dibuang, karena ini adalah alat kalibrasi.
2. Identifikasi Titik Kalibrasi Perhatikan bagian gauge (meteran bulat). Lihat di bagian bawah, tepat di mana selang atau bulb pompa tersambung. Di situ terdapat baut atau celah logam di sekitar air inlet.
3. Lakukan Penyesuaian
4. Uji Validitas Setelah jarum kembali ke 0, coba pasang kembali manset dan pompa sedikit, lalu kempiskan. Pastikan jarum kembali mendarat mulus di angka 0 tanpa tersendat.
Mencegah lebih baik daripada memperbaiki. Agar tensimeter Bro Sis awet sampai lulus dokter:
Memastikan jarum tensimeter berada tepat di angka 0 adalah langkah awal dari diagnosis yang presisi. Sebagai calon dokter, menjaga kondisi alat medis sama pentingnya dengan menjaga kesehatan pasien. Dengan melakukan pengecekan dan kalibrasi sederhana ini, Bro Sis bisa lebih percaya diri saat melakukan pemeriksaan.
Namun, jika setelah diputar-putar jarumnya tetap "bandel", macet, atau gauge-nya retak, itu tandanya Bro Sis perlu mempertimbangkan untuk memensiunkan alat tersebut demi keselamatan pasien. Jangan memaksakan alat yang sudah rusak parah, ya.
Kalau Bro Sis butuh tensimeter baru yang tahan banting, akurat, dan bergaransi resmi untuk menemani masa koas, Medtools punya koleksi lengkap dari merek-merek terpercaya. Bro Sis bisa diskusi dulu atau minta rekomendasi tensimeter yang sesuai budget mahasiswa dengan langsung Chat WhatsApp Medtools di sini.