Masyarakat

Cara Kerja Kasur Dekubitus dalam Mempercepat Pemulihan Pasien

Cara Kerja Kasur Dekubitus dalam Mempercepat Pemulihan Pasien

Bagi Bro Sis yang sedang merawat orang tua atau keluarga yang harus berbaring lama (bedrest) entah karena stroke, pasca operasi besar, atau faktor usia pasti familiar dengan istilah "luka baring" atau ulkus dekubitus.

Banyak yang mengira kasur dekubitus (kasur angin) hanya berfungsi saat luka borok itu sudah muncul. Padahal, fungsinya jauh lebih krusial dari itu! Penggunaan kasur dekubitus sejak dini bukan hanya mencegah luka pada kulit, tapi juga membantu memulihkan kondisi tubuh secara sistemik dengan mengurangi tekanan pada syaraf tulang belakang.

 

Kenapa kasur biasa saja tidak cukup? Yuk, kita bedah manfaat medisnya berdasarkan riset ilmiah!

 

1. Masalah Utama: Tekanan Mati pada Titik Tumpu

Saat pasien berbaring diam di kasur busa/kapuk biasa dalam waktu lama, beban tubuh akan bertumpu pada titik-titik tertentu, terutama di area tonjolan tulang seperti punggung bawah, tulang ekor, pinggul, dan tumit.

Tekanan statis ini menjepit pembuluh darah kapiler. Akibatnya, suplai oksigen ke jaringan terhenti, dan dalam hitungan jam, jaringan kulit bisa mati (nekrosis) lalu membusuk menjadi luka dekubitus.

 

2. Mekanisme Kerja Kasur Dekubitus (Berdasarkan Riset)

Kasur dekubitus bekerja dengan sistem Alternating Pressure (Tekanan Berganti). Mesin kompresor akan memompa udara masuk dan keluar secara bergantian ke dalam gelembung-gelembung kasur (bubble cell).

Menurut penelitian (salah satunya dilansir dari Jurnal Riset dan Inovasi Kesehatan), mekanisme naik-turunnya gelembung ini sangat efektif karena:

  • Meniru Gerakan Tubuh: Pasien seolah-olah "dipijat" ringan secara terus menerus.
  • Melancarkan Sirkulasi Darah: Perubahan tekanan membuat aliran darah tetap lancar ke seluruh jaringan tubuh.
  • Memindahkan Titik Tumpu: Tidak ada satu bagian tubuh pun yang tertekan terus menerus dalam waktu lama.

 

 

3. Manfaat Tersembunyi: Kenyamanan Syaraf Tulang Belakang

Nah, ini yang jarang dibahas. Selain urusan kulit, kasur dekubitus sangat membantu mengurangi kompresi syaraf.

Pasien tirah baring sering mengeluh pegal luar biasa atau nyeri pada punggung (back pain) meskipun tidak ada luka luar. Ini terjadi karena syaraf di sepanjang tulang belakang tertekan konstan oleh kasur yang keras atau tidak fleksibel.

Dengan kasur dekubitus yang fleksibel mengikuti kontur tubuh, tekanan pada tulang belakang didistribusikan secara merata. Hasilnya:

 

  • Rasa nyeri/pegal berkurang signifikan.
  • Kualitas tidur pasien membaik (tidur nyenyak = imun tubuh naik = pemulihan lebih cepat).
  • Mencegah kekakuan otot.

 

 

4. Rekomendasi Terbaik: Kasur Dekubitus OneMedTEMP

Untuk perawatan rumahan (homecare), Bro Sis tidak perlu bingung memilih. Kasur Dekubitus OneMed adalah standar yang paling banyak direkomendasikan oleh tenaga medis karena durabilitas dan efektivitasnya.

 

Keunggulan OneMed Bubble Mattress:

  • Mesin Halus: Suara pompa kompresor sangat minim (low noise), jadi tidak mengganggu tidur pasien.
  • Material PVC Medical Grade: Aman untuk kulit sensitif, anti-air, dan sangat mudah dibersihkan jika terkena noda/cairan.
  • Sistem Bubble: Terdiri dari puluhan gelembung udara yang memijat punggung secara lembut namun efektif melancarkan darah.
  • Hemat Listrik: Didesain untuk menyala 24 jam non-stop dengan konsumsi daya yang rendah.

 

Kesimpulan Mencegah lebih baik (dan jauh lebih murah) daripada mengobati. Biaya penyembuhan luka dekubitus yang sudah infeksi bisa berkali-kali lipat harga kasurnya. Jadi, berikan kenyamanan maksimal dan perlindungan terbaik bagi orang terkasih dengan kasur dekubitus yang tepat.

 

Sayangi Keluarga, Jangan Tunggu Luka Muncul!

Bro Sis butuh kasur dekubitus OneMed yang original dan bergaransi? Atau mau tanya-tanya dulu soal cara pemasangannya?

Medtools siap bantu sediakan solusi perawatan homecare terbaik. Langsung chat kami untuk pemesanan cepat.

 

👉 Pesan Kasur Dekubitus OneMed via WhatsApp di Sini

Bagikan Artikel:

1 Chat Tentang Artikel Ini!